Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
7 Sumpah

7 Sumpah

- 7 Sumpah - Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu 'Kan teramat panjang puisi 'Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia Karena telah kuhabiskan Sisa cintaku hanya untukmu Aku pernah berfikir tentang Hidupku tanpa ada dirimu Dapatkah lebih indah dari Yang kujalani sampai kini? Aku selalu bermimpi tentang Indah hari tua bersamamu Tetap cantik rambut panjangmu Meskipun nanti tak hitam lagi Bila habis sudah waktu ini
9.96.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Lalu dari sudut paling sunyi, muncul bisikan. “Kalau semua orang bebas menulis, maka siapa yang menjaga kebenaran?” 3. Kemunculan Fragmen Lama Di suatu malam, dari arah langit yang dulu terbuka oleh Kai, terdengar suara pecahan: “Ada bagian dari dunia lama yang tidak bisa kau hapus hanya dengan niat.” Dari balik kehampaan, muncul sosok berjubah huruf-huruf rusak, wajahnya berupa tiga kalimat yang tak bisa dibaca sekaligus.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Buku Kedua kini terbuka lebar, dan halamannya tidak lagi berwarna putih, melainkan berwarna seperti Pelangi Cair. Tiba-tiba, sebuah karakter baru muncul dari arah yang tak terduga—dari masa lalu Bumi yang paling kuno. Ia adalah seorang penyair dari ribuan tahun lalu yang puisinya pernah membangkitkan semangat bangsa yang punah. "Aku datang untuk memberikan Irama Kuno," katanya. "Karena masa depan yang canggih sekalipun akan tetap membutuhkan denyut nadi yang purba."
910 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Cintanya Telah Habis di Orang Lama

Cintanya Telah Habis di Orang Lama

Aku sungguh mengira kami bisa menua bersama. Mungkin karena telepon itu, malamnya aku bermimpi. Di bawah cahaya bulan yang terang, aku naik ke sebuah kereta yang melaju ke kejauhan. Leo berlari mengejarku dari bawah sambil berteriak, "Irish, jangan tinggalkan aku. Aku mencintaimu. Bukankah kita sudah berjanji akan menua bersama? Kenapa kamu meninggalkanku? Irish!" Dalam tidur, aku menangis hingga bantalku basah.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Syair yang dilantunkan suara rendah, kemudian meninggi yang menyentuh hati. “Syair yang ini yang aku maksud,” serunya sambil menoleh sebentar dan kembali meluruskan pandangan ke jalan. ~~ Selama jantung ini berdetak, ku akan selalu menjagamu, hingga akhir waktu. Selama nafas ini berhembus, tak akan ada cinta yang lain, hingga tua bersama. Ku akan selalu menjagamu, hingga akhir waktu. Selama nafas ini berhembus, tak akan ada cinta yang lain.
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50.2K kali sebagai contoh puisi lama syair
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
Cinta Lama Belum Kelar

Cinta Lama Belum Kelar

Mengingat lagu yang selalu ia nyanyikan bersama pada setiap kesempatan, lagu yang bisa dikatakan menjadi lagi favorit keduanya. Bila di depan nanti Banyak cobaan untuk kisah cinta kita Jangan cepat menyerah Kau punya aku Ku punya kamu Selamanya akan begitu... Tetaplah bersamaku Jadi teman hidupku Berdua kita hadapi dunia Kau milikku ku milikmu Kita satukan tuju Bersama arungi derasnya waktu Kau jiwa yang selalu aku puja...
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai contoh puisi lama syair
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Elpit
Selamat pagiii, happy weekend.... Terima kasih untuk sobat Naura-Alfa yang telah mengikuti kisah mereka sampai saat ini. Hari ini sudah up 5 bab lagi yaa, semoga sobat semakin suka. Selamat membaca, semoga hari Minggu ini menyenangkan🤗
As-Sana
Di sisi lain Alfa minta Naura balik karena mereka putus karena salah paham apalagi hubungan keduanya baik di masa lalu.. 🤧🤧 Sementara untuk Eza dia juga baik sayang ama Naura udah mau nikah juga, 🥺🥺 kau buat diriku dilema kak
Baca Semua Ulasan
Catatan Usang

Catatan Usang

Ia kembali mengingat, kalimat yang Zahi ucapkan. “Dunia ini bukan tempat abadi Prily, melainkan hanya tempat singgah sementara. Selalu ada yang datang dan pergi. Seperti siang yang berganti malam, roda kehidupan manusia juga begitu. Tidak apa jika untuk sekarang Allah belum mengizinkanmu menjadi ibu, kita bisa terus memperbaiki diri, sampai Allah yakin jika kita memang layak mendapatkan amanah darinya. Semoga Allah meluaskan sabarmu, aku yakin kamu mampu. Bukankah Prilyku gadis yang tangguh.” ~
1013.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

Ia meletakkan untuk sementara pulpen dan formulir ke atas meja. “Itu lagu lama. Syairnya pun sangat umum diketahui. Liriknya seperti ini.” Sinyo mengambil ancang-ancang dan mulai menyanyi. “A’pelangi-pelangi, alangkah indahmuuuu...” * Sementara itu Dion masih terus diajak ngobrol oleh Si Tante. Dion terganggu sebetulnya. Tapi demi tiga ratus ribu rupiah, ia mengalah dengan meladeni semua pertanyaan yang dilontarkan kepada dirinya.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah Takkan diriku jengah Berharap semua 'kan indah Selesai menulis Raya kembali berbaring. Perasaannya mulai kacau. Ia kembali terbayang wajah tuan muda. Sejurus kemudian pintu kamar kembali terbuka. Seorang teman dengan napas terengah memintanya bersiap dan segera keluar kamar untuk mengikuti lomba berpuisi. Raya sangat bingung, tetapi belum sempat bertanya gadis itu telah berlalu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Sebelum sosoknya benar-benar lenyap dari pandangan laki-laki Itu. Sempat sayup-sayup terdengar Penyair Sinting melantunkan bait-bait syairnya. "Kulihat kepiting berjalan miring. Anak monyet duduk menungging. Berjalan jauh tanpa pengiring. Tersesat jalan jadi pusing. Aku datang membawa sejuta kedamaian. Kebencian melenyapkan kasih sayang. Masa lalu lama telah dilupakan. Kini saatnya menuai malapetaka. Senopati ! Aku cuma bisa memberi jalan. Tinggalkan kemewahan. Mencari selamat. Pergilah bertobat. Sebelum nyawa menjadi busuk...."
98.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status