Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sugar Daddy-in-Law

Sugar Daddy-in-Law

Akhirnya cinta datang diam-diam jatuh mengenaiku, menimpaku dengan cara-cara kuno. Apakah yang kutahu merenungi diriku mampu berlalu sendiri selalu. “Karya Robert Creeley.” Caspian menutup halaman terakhir bukunya. Tania menghela napas lalu melihat tehnya yang kini telah dingin karena sejak tadi ia hanya fokus menyimak puisi-puisi Caspian.
1021.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 516 kali sebagai ciri puisi lama
Baca
+Pustaka
Cintanya Telah Habis di Orang Lama

Cintanya Telah Habis di Orang Lama

"Irish, puas dengan pesta ulang tahun hari ini? Aku yang mengaturnya lho. Mawar itu tadinya disiapkan Leo untukku di pesta penyambutan. Mawar favoritku. Memang sudah kurang segar, tapi masih bisa dipakai, jadi aku pakai untuk menghias tempatmu. Lumayan, 'kan? Cocok dengan statusmu, suka memungut sisa-sisa orang lain." Sambil berbicara, dia menggoyangkan gelas sampanyenya, lalu mengulurkan tangan dan menyentuhkan gelasnya ke gelasku, seolah-olah tak sengaja memamerkan sebuah cincin berkilau di jari manisnya. Cincin itu ... aku juga punya yang hampir sama. Bedanya, punyaku yang asli.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai ciri puisi lama
Baca
+Pustaka
Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)

Membuka laci, mengeluarkan buku kecil lusuh yang dulu ia sembunyikan sejak pertama kali pindah ke rumah ini. Buku puisi. Tangan gemetarnya menyentuh halaman yang kusut. Ia membaca baris-baris puisi lama yang dulu ia tulis untuk mimpi yang kini terasa asing. Aku ingin menjadi seperti perempuan dalam lagu. Yang tidak perlu menyerah, meskipun jatuh berulang. Tetapi kini, aku menjadi bayangan dari diriku sendiri. Cintaku tertanam di tanah yang tidak menjanjikan musim semi.
961 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai ciri puisi lama
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 41 C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Tiga puluh menit Dyra menghabiskan waktu untuk membaca. Setelahnya ia tergiur untuk membuat puisi. Entah kenapa tiba-tiba ingin menggoreskan sedikit perasaan hatinya melalui aksara. Bukan dalam bentuk cerita atau novel tetapi puisi sederhana yang mewakili isi hati. Tentang cerita, ia sudah lebih baik memahami tanda baca. Persis seperti memahami hati seorang Alsaki Mahendra. Keadaan sekitar bahkan terlupa karena asyik dengan dunianya sendiri. Hingga tanpa sadar waktu berlalu begitu cepat, tetapi wanita yang tengah menikmati masa bebas itu masih acuh pada keadaan sekitar. Bahkan suara Cantika yang terdengar cempreng pun tidak menarik perhatiannya kali
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai ciri puisi lama
Baca
+Pustaka
Cinta Lama Belum Kelar

Cinta Lama Belum Kelar

celetuk Alfa sambil terkekeh. "Alfaa ...." Naura menegur suaminya. "Hei, ibu dan ayah memang masih muda. Apa kami sudah keliahatan seperti kakek dan nenek? Bahkan kami belum memiliki cucu," ujar Nalin terselip gurauan. "Lagipula kalau kalian tinggal sendiri kalian bisa lebih leluasa untuk berusaha memberikan cucu untuk kami, benar?" celetuk Nalin membuat pipi Naura bersemu merah jambu.
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 611 kali sebagai ciri puisi lama
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Elpit
Selamat pagiii, happy weekend.... Terima kasih untuk sobat Naura-Alfa yang telah mengikuti kisah mereka sampai saat ini. Hari ini sudah up 5 bab lagi yaa, semoga sobat semakin suka. Selamat membaca, semoga hari Minggu ini menyenangkan🤗
As-Sana
Di sisi lain Alfa minta Naura balik karena mereka putus karena salah paham apalagi hubungan keduanya baik di masa lalu.. 🤧🤧 Sementara untuk Eza dia juga baik sayang ama Naura udah mau nikah juga, 🥺🥺 kau buat diriku dilema kak
Baca Semua Ulasan
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Dia tanpa pikiran yang membuat kita berpikiran. Dia adalah kita dan kita adalah dia. Namun, dia tak pernah mengakuinya." Puisi sederhana itu, selalu bisa membuat Andi merasa pusing. Selain bahasanya yang penuh misteri, penulisnya juga membuat Andi sangat penasaran. Karena setahunya, ayahnya sangat jarang menulis puisi dan tidak pernah terlihat menulis puisi seperti itu. Karena ayahnya dulu, lebih sering menulis artikel dan novel. Bahasa yang digunakan ayahnya juga biasanya lugas, keras dan pedas. Berbeda dengan bahasa penuh misteri dalam puisi itu.
9.93.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai ciri puisi lama
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Buku Kedua kini terbuka lebar, dan halamannya tidak lagi berwarna putih, melainkan berwarna seperti Pelangi Cair. Tiba-tiba, sebuah karakter baru muncul dari arah yang tak terduga—dari masa lalu Bumi yang paling kuno. Ia adalah seorang penyair dari ribuan tahun lalu yang puisinya pernah membangkitkan semangat bangsa yang punah. "Aku datang untuk memberikan Irama Kuno," katanya. "Karena masa depan yang canggih sekalipun akan tetap membutuhkan denyut nadi yang purba."
910 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai ciri puisi lama
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status