Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Lama yang Membawa Duka

Cinta Lama yang Membawa Duka

Tidak ada lagi lemak berlebih, tetapi kulitnya gelap, terlihat lebih tua sepuluh tahun. Melihat penampilannya, aku tidak bisa menahan senyum. Sementara Jansen hanya menggerakkan bibirnya, ingin berbicara, tetapi tidak bisa mengeluarkan kata-kata. Aku juga tidak berbicara, dan langsung lewat begitu saja. Saat itu aku seperti mendengar suara pelan: Maaf, biarkan semua yang sudah berlalu, aku nggak peduli lagi. Dalam sisa hidup ini, kita saling baik-baik saja.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Dia bertekad bulat mencegah kerugian materi puluhan juta rupiah dari rusaknya gawai tersebut. "Sabar dulu, ampun deh! Itu cuma aplikasi musik modern, murni suara rekaman doang dan sama sekali nggak ada arwah jahat di dalamnya," rengek Sisca ketakutan, napasnya tersengal menahan kerasnya otot perut Arya.
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai puisi lama syair
Baca
+Pustaka
KASTA HARTA DAN CINTA

KASTA HARTA DAN CINTA

kilah Dayu gugup. "Itu bukan tulisan kuno! dia berbohong, aku pernah mendengar puisi itu entah dimana, dia hanya ingin mendekatimu lagi Dayu!" tegas De Arya. "Eh, kau boleh saja cemburu, tapi jangan pernah menganggap aku berbohong! Asal kamu tahu saja, perkamen yang kubawa ini sudah berumur 200 tahun lebih! dan kamu? selama menjadi pacar Dayu, apakah kamu memahami apa yang ia sukai? sudah berapa benda kuno yang kau hadiahkan kepadanya? apakah kau sudah menemaninya ke museum?"
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Dewi Medis Kesayangan Kaisar

Tepuk tangan dan seruan kagum menggema begitu Xie Qingyan menyebutkan nama penyair terkenal dari zaman dulu. Dia tersenyum, baru saja menyelesaikan puisinya. “Puisiku tadi terinspirasi dari syair awan milik penyair legendaris di Kekaisaran Jing, Wang Yue An.” “Wang Yue An adalah penyair yang pernah hidup di medan perang. Semua kisah yang dia sembunyikan di dalam syair-syairnya pasti berkaitan dengan penyesalannya di medan perang.” Selir Agung Qin memberikan komentar. “Puisimu barusan, terlihat hidup sekali, Yang Mulia. Seakan-akan kau adalah Wang Yue An yang baru saja keluar dari medan perang yang mengerikan.”
9.851.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Setelah beberapa saat, dia bertepuk tangan dengan keras sambil memuji, "Puisi yang bagus. Sungguh indah, luar biasa." "Tentu saja." Arjuna tersenyum. Puisi itu adalah mahakarya seorang penulis, ahli filsafat dan penyair kuno zaman Dinasti Ratungga, Sapardi. Bagaimana mungkin tidak luar biasa? "Ribuan gunung tak ada burung, ratusan jalan jejak manusia pun sirna ...." Pria tua itu masih menggumamkan puisi Arjuna. "Puisi yang sangat indah, apa judul ...." Ketika lelaki tua itu tersadar dan ingin bertanya kepada Arjuna tentang judul puisi itu, Arjuna sudah pergi.
9.3430.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.3K kali sebagai puisi lama syair
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Dari sela-sela retakan, terdengar suara-suara: percakapan yang tak pernah selesai, tawa yang terlupa, jeritan yang pernah dibungkam oleh waktu. Bayang Lama mendekat, tapi tidak dengan marah. Mereka hanya diam, mendengar puisi itu diulang-ulang oleh gema. Sebagian dari mereka—untuk pertama kalinya dalam ratusan tahun—memudar perlahan seperti debu yang dilepas angin, seolah telah “didengar” sepenuhnya dan kini bebas.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Buatlah sebuah puisi indah, aku lama tak mendengar pujanggaku lagi bergaya. Adam tersenyum kecil, dasar Syarif masih ingat saja soal dirinya yang sering berkidung puisi. Ah! Benar saja, dulu selalu saja Syarif dipaksanya mendengarkan dirinya membacakan puisi. Saat di pesantren bahkan Syarif sampai menyerah dan bosan dan tak mau mendengarnya. Kini, dirinya ingin mendengarnya lagi dari Adam. Tentu saja, Syarif hanya bercanda, ”Kamu meledekku lagi Syarif? Bukankah kamu tak suka mendengar aku berceloteh setiap saat?”
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Oleh-oleh dari Mertua

Oleh-oleh dari Mertua

*** "Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu 'Kan teramat panjang puisi 'Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia Karena telah kuhabiskan Sisa cintaku hanya untukmu Aku pernah berfikir tentang Hidupku tanpa ada dirimu Dapatkah lebih indah dari Yang kujalani sampai kini? Aku selalu bermimpi tentang Indah hari tua bersamamu Tetap cantik rambut panjangmu
9.9370.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai puisi lama syair
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
Anies
baca cerita ini 2th lalu tapi pas bab terakhir aku gak berani baca waktu itu takut sad ending tapi hari ini aku baca lg beberapa bab terakhir dan beraniin buka bab Tamat'nya dan aku menyesal sudah parno duluan ternyata semua gak seperti yg aku bayangkan.. cerita author memang selalu luar biasa
dewi partuna_
Keren alurnya tidak tertebak. Typo nya sedikit. Karakter nya real bgt,tidak dipaksa paksa. Sukses menbuat aku kesal,marah,berdesir,puas,merinding,menangis,tersipu,dan tertipu oleh alur. Ada edukasi tipis2 juga mengenai Budaya. Kata kata nya pun indah setengah puitis. Ah baru kali ini beri rating .
Baca Semua Ulasan
Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Mengubah Takdir sang Figuran Tragis

Saat pesta teh di tempatku, dia bahkan tidak tahu perbedaan gaya puisi kuno Dinasti Han dengan gaya kontemporer saat ditanya oleh Nona Wang Yimei. "Dia hanya bisa terbata-bata dan akhirnya berpura-pura sakit kepala untuk pulang. Ternyata, selama ini dia hanya menghafal beberapa bait populer dan menggunakannya berulang kali. Sastra yang sesungguhnya? Dia nol besar!"
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai puisi lama syair
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.759.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status