Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Bisu Sang Pelindung Nomor Satu

Suami Bisu Sang Pelindung Nomor Satu

Di dalam apartemen Cakrha yang bergaya industrial minimalis, aroma kopi arabika segera menyerbak saat mesin espresso otomatis bekerja. Tidak lama kemudian Cakrha keluar dari pantry dengan bertelanjang dada, lalu menyodorkan secangkir kopi panas ke Denzel yang sedang duduk di depan meja kerja tiga monitor milik Cakrha.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai coffe
Baca
+Pustaka
Hot Night With Boss

Hot Night With Boss

kata Yuki. "Hm, dark cokelat?" jawab Cristopher. "Yup, tepat sekali. Dan kopi apa yang saya minum?" tanya Yuki. "Cappucino?" jawab Cristopher. Yuki menggelengkan kepala, "salah," jawabnya. "Moccacino?" jawab Cristopher lagi. Yuki menggelengkan kepala lagi, "salah lagi," jawab Yuki.
1059.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai coffe
Baca
+Pustaka
SEMANIS LUKA SANG AHLI WARIS

SEMANIS LUKA SANG AHLI WARIS

Dia tidak tahu arah tujuannya. Setelah berada tepat di depan coffe shop, Rafri begitu penasaran. Dilihatnya lagi coffe shop tersebut. Ketika mendapati sebuah iklan dari coffe shop itu, Rafri sedikit mengernyitkan matanya. Ternyata coffe shop tersebut masih promo besar-besaran untuk menarik pelanggan. "Gomawo caffe." Rafri melihat dan membaca tulisan dari tempat tersebut.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai coffe
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Dosen Baruku

Terjerat Cinta Dosen Baruku

Sepuluh menit kemudian, Leena kembali dengan nampan yang berisi satu cangkir porselen putih yang mengepulkan aroma kopi yang pekat yang sangat spesifik. Dengan anggun, Leena meletakkan cangkir itu di meja depan Zayn yang sudah duduk di sofa. “Silahkan, Pak Zayn. Black coffee, no sugar, dengan suhu air tepat 90 derajat. Saya harap ini cukup ‘layak’ untuk standar manusia seperti anda,” ujar Leena dengan nada yang dibuat semanis madu, tapi jelas beracun.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai coffe
Baca
+Pustaka
The Calendula

The Calendula

Sudah sejak tadi gadis korea itu berekspresi seperti itu "Ah, aku tahu. Apa kau ingin makan saja? Atau minuman yang lain? Black Coffee, Royal Regal, Pandan Lattee, Earl Grey? Kau tidak usah ragu, Tif! Tempat ini sudah juaranya dalam urusan kopi! Percaya padaku!"
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai coffe
Baca
+Pustaka
Tuan Muda Jenius

Tuan Muda Jenius

“Aku ingin wiski.” Julya berpikir sejenak. Dia agak kebingungan padahal dia sudah menyiapkan tiga jenis minuman sekaligus. “Hm, maaf Tuan, bagaimana kalau kopi. Aku punya kenalan pengusaha coffe shop dekat sini. Arabika dan robustanya terbaik di Rusia.”
9.938.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 766 kali sebagai coffe
Baca
+Pustaka
Ikatan Yang Ditakdirkan

Ikatan Yang Ditakdirkan

Ia berniat untuk menyeduh teh saja sebagai teman obrolan. "Jangan yang itu!" Alina sontak terkejut, melihat Zayyad yang langsung menyambar kotak itu dari tangannya. "Kenapa?" Alina melipat kedua tangannya di depan dada, menatap Zayyad tajam, "Apa Itu salah satu koleksi mu yang paling mahal jadi gak boleh buat aku minum?" "Bukan" Zayyad meletakkan kotak itu kembali ke tempatnya, "Bubuk teh yang kau ambil itu mengandung kafein yang tidak jauh berbeda dengan kopi"
1021.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 779 kali sebagai coffe
Baca
+Pustaka
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Tiga hari berturut-turut Lisa mengunjungi coffee shop itu setiap pagi untuk menulis hingga jam makan siang, seakan tempat itu merupakan kantornya saja. “Americano dari Kopi Gayo tanpa tambahan,” ujar si barista sebelum Lisa sempat menyebut pesanannya, pada kedatangannya di hari berikutnya. “Ah. Betul.” Lisa tertawa sambil bergeser ke kasir, dia senang si barista telah mengenalnya. “Espresso Brazil, satu.” Deg! Suara pria di sebelahnya seketika membuat Lisa menoleh. “Ardi?”
1042.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 928 kali sebagai coffe
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Nuwairatun Imamah
huuu seru bgt kak baru baca salah 1 novelnya yg ini rasanya udah deg deg ser tiap sesinya ada aja pkoknya yg bikin sedih seneng ketawa skaligus ngakak, ditunggu update nya lg ya kak secepetnya sih klo bisa hehee aq smpe maraton bacanya(gila sehari smlm maraton ngabisin koin yg gak sedikit pula haha)
Baca Semua Ulasan
Hot Mother

Hot Mother

Setelah memastikan wajahnya sudah kembali normal. “Baiklah kita turun!” . . . . . Nicholas membawa Sofia duduk di salah satu sudut Coffee Shop itu. Coffee Shop yang memiliki desain minimalis serta interior kayu menambah kesan tersendiri bagi pengunjung di sana. Konsep semi bar yang ada di Coffee Shop itu membuat kenyamanan tersendiri bagi para pengunjung. Mesin espresso La Marzocco Strada tampak menghiasi bar mereka. Nicholas langsung memesan 2 gelas hot cappucino untuk mereka nikmati.
1050.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai coffe
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Savitri
novel ini keren banget sih kalo kata gue ya... Melihat sisi lain dari kehidupan seorang wanita yang memang seringkali tuh kompleks banget. Apalagi seorang single parent yang memang ga mudah. Nice book to read nih, guys!!
Amy_Asya
Halo, kali ini datang bawa cerita baru lagi, loh! Buat yang penasaran, kalian bisa ketik judul "30 Hari bersama Ceo Angkuh" di kolom pencarian, ya, atau bisa ketik nama pena aku. Cerita kali ini lebih fresh, dan lebih manis. Jangan lupa kasih dukungan kalian juga, ya. Aku tunggu!!
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status