Sistem Aura (Infinity)
Lalu mengangkat kelinci bersayap ke hadapan mukanya, menatap muka imutnya, menatap mata merah bulatnya untuk berkata, “Kuharap engkau percaya kalau diriku mampu menggapainya.”
Hanya ada kata 'kuru-kuru' dari kelinci sebagai responsnya. Entah artinya apa, yang pasti, Zihao menafsirkannya sebagai jawaban; 'selagi engkau tidak mengharapkan keajaiban dari pahlawan fiksi, tidak diragukan lagi buatmu mampu mencapainya.'
'Kuru-kuru ....'
Kelinci hitam itu lalu digendongnya seperti gendongan ibu kepada putra sulungnya. Mengungkapkan,