Sejuta Untuk Sekali Menyusui
“Bantu saya rapikan laporan anak CSR yang berantakan itu. Kamu nggak perlu jadi sekretaris, bukan juga staf tetap. Tapi kamu bisa duduk di sini, kerja dengan tenang, dan punya alasan berada di kantor—selain sebagai tamu saya.”
Jihan membuka map itu perlahan. Di dalamnya berisi beberapa lembar laporan kegiatan sosial bulanan perusahaan, yang memang terlihat tidak teratur. Tinta stabilo berantakan, beberapa catatan margin terlalu kecil untuk dibaca, dan datanya tidak tersusun rapi.
“Kamu pernah kerja administrasi, kan?” tanya Reynand lembut.
“Pernah waktu kuliah, saya sempat magang di LSM."
Hot Chapters