Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Balada Perawan Tua

Balada Perawan Tua

Aku memegangi dadaku yang sedari tadi enggan berdetak dengan normal. Setelah mendengar pertanyaan absurd dari atasanku yang mendadak gila itu, perasaanku langsung tidak karuan. "San, inget San. Langit dan bumi susah digapai. Napak tanah jangan terbang-terbang." Aku merapalkan mantra supaya tidak terlena oleh hal yang bisa saja tidak akan nyata.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai contoh puisi balada singkat
Baca
+Pustaka
MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

Sebuah puisi singkat. aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai contoh puisi balada singkat
Baca
+Pustaka
Alstroemeria

Alstroemeria

"Pendaran purnama menerpa kamar Terbayang dinginnya halaman luar Menerawang terpana terang rembulan Menunduk terindu kampung halaman." "Berjudul 'Rindu dimalam sunyi' karya dari Li Bai pujangga legendaris." Cukup memudahkan aku! Ah suasana ini membuat aku semakin semangat saja.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 346 kali sebagai contoh puisi balada singkat
Baca
+Pustaka
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

“Aku Ingin, karya Sapardi Djoko Damono Aku ingin mencintaimu dengan sederhana Dengan kata yang tak sempat diucapkan Kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan Awan kepada hujan yang menjadikannya tiada,” Suara Garda membuat suasana kelas sunyi senyap, para penghuni kelas memekik dan tersenyum tertahan. “Bagus sekali Garda! Pembacaanmu seperti dari hati! Penjiwaan kamu baik sekali!” puji Bu Sri dan Garda mendapat tepukan dari teman sekelasnya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai contoh puisi balada singkat
Baca
+Pustaka
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Dan bahkan jika kau telah pulih Dan bahkan ketika luka lamamu menganga lagi Dan bahkan jika serpihan luka baru kembali mengoyak hatimu Pulanglah, aku rumahmu Jangan serakah, bagi aku lukamu Kita seduh bersama Dalam perayaan diam-diam di ujung malam Demi senyummu yang hanya bisa kuraba dalam ruang percakapan virtual kita. Setelah rampung, Lara hendak menyalin puisi itu ke ponselnya,, dia berniat mengirimkannya pada Mas Gala melalui chat w******p dan berharap, selain kalimat yang dia ucapkan di telepon, puisi ini bisa sedikit membantu Mas Gala meredakan sakit hatinya. Saat Lara mulai mengetik dan tiba di bagian kalimat “Pulanglah, aku rumahmu”. Lara kemudian menghentikan ketikan jarinya. Gadis
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai contoh puisi balada singkat
Baca
+Pustaka
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai contoh puisi balada singkat
Baca
+Pustaka
My Obsesive Sugar Daddy

My Obsesive Sugar Daddy

Adam mendengarkan dengan hati yang penuh kasih, meresapi setiap not balada cinta yang dinyanyikan oleh Alya. Malam-malam mereka juga diisi dengan sesi bercerita. Alya dan Adam membuat tradisi mengirimkan satu cerita pendek melalui pesan suara atau tulisan sebelum tidur. Mereka menggambarkan petualangan imajinatif, menceritakan kisah-kisah tentang cinta, keberanian, dan mimpi-mimpi masa depan mereka.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 527 kali sebagai contoh puisi balada singkat
Baca
+Pustaka
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Dia merentangkan tangan kirinya, sementara tangan kanannya memegang kertas puisi. "Dengarkanlah. Puisi ini berjudul: Neraca Saldo Rindu." Berlin menutup mulutnya, matanya membelalak. Neraca Saldo Rindu?! Rangga mulai membaca dengan nada dramatis, seperti sedang orasi pemilu: "Oh, Berlin... Aset Tetap di dalam jiwaku... Wajahmu bersinar bagaikan IHSG yang sedang bullish, Membuat hatiku mengalami inflasi rasa yang tak terkendali."
10920 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai contoh puisi balada singkat
Baca
+Pustaka
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

Sepertinya dia harus menulis dulu untuk malam ini agar pikirannya terkuras dan dengan mudahnya nanti dia aka tertidur dengan sendirinya. Balqis mencoba menggerakkan penanya di atas kertas putih. Kata demi kata Balqis tulis dengan hati. Kalimat demi kalimat Balqis rangkai agar menjadi paragraf yang indah. Balqis mencurahkan isi hatinya dan juga tentang suaminya. Suamiku Ustadz Dingin Kita bertemu tanpa sengaja Meskipun sebelumnya aku sudah pernah mengagumi dalam Diam Kamu yang begitu cuek dan dingin
9.524.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 920 kali sebagai contoh puisi balada singkat
Baca
+Pustaka
Balada Ming Yuan

Balada Ming Yuan

Namun, selang beberapa detik, bukan hanya dinginnya udara yang mengusik, melainkan teriakan Shang Que yang dianggap Ming Yuan bising laksana terompet rusak. "Ayam jantan telah berkokok, gadis gadis membawa pakaian keluarga ke sungai, para petani berangkat ke ladang, para pemuda belajar keras di Perguruan!" Puisi yang buruk. "Dan kau masih lelap di bawah selimut? Lihatlah! Kau bahkan kalah dari seekor babi mencari pakan sekalipun."
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai contoh puisi balada singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status