Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PAPA MUDA

PAPA MUDA

H anya ini cara buktikan kalau aku bukan dia E nyahkan segala untuk sebuah ambisi dan asa N antikan waktu yang tepat tuk bersama D engan segala kesakitan berbalut bahagia R intik hujan pun tak sanggup hilangkan rasa A ku inginkan kamu melebihi dunia dan seisinya Gerimis di bumiku, 1 Agustus 2022' Dyra menarik napas dalam setelah menuliskan puisi yang tersusun dari nama sang pria dan mengunggahnya di lama media sosial. Sungguh, rasanya seperti banyak bebatuan berguguran yang hilangkan sesak dada. Walaupun pria di sana mungkin tidak pernah tahu isi hati yang sebenarnya. Setidaknya rasa di hati telah tersampaikan di tempat yang memberikan banyak manfaat ilmu literasi. "Baiknya sekarang tidur. T
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai contoh puisi kritik sosial
Baca
+Pustaka
Days to Remember

Days to Remember

Kenapa menyalahkanku? "Nana." Riski juga datang dengan tergesa-gesa entah dari mana. "Pekerjaan kamu sia-sia, Na, karya kamu sudah diakui orang lain," ungkap Ani menyela Riski. "Iya, ternyata Icha. Icha yang sudah ngaku-ngaku kalau itu puisi buatan dia. Itu pasti demi nilai, kecil-kecil udah jadi ular," ujar Riski, yang sudah tahu fakta puisi itu. Berkat Ani yang tak sengaja ember ke Tri.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai contoh puisi kritik sosial
Baca
+Pustaka
Married With The Badboy

Married With The Badboy

"Ide gue aja. Nanti lo yang tulis," "Emang lo bisa?" tanya Pipit sedikit ragu. "Bisa," Allisya mulai menyalurkan keluh kesahnya melalui puisi. "Kapan-kapan lo like ya blog halaman di F******k gue," pinta Allisya, semakin banyak yang menyukainya puisinya di hargai. Puisi yang di ungkapkan Allisya adalah: "Terjun" Salah kata menyakiti hati
6.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai contoh puisi kritik sosial
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Ini adalah ancaman! Sementara itu, Wira mengajukan sosok berkuasa sebagai topik puisi. Bukannya mundur, dia justru membalas ancaman Lukman. Seolah-olah dia ingin mengatakan, bukankah kamu sosok berkuasa? Baiklah, aku akan membuat para sastrawan dunia mengutuk sosok berkuasa! Lukman tidak peduli dan menerima topik itu begitu saja. Seakan-akan dia membalas, lantas kenapa kalau aku sosok berkuasa? Siapa orang yang berani mengkritikku?
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215.0K kali sebagai contoh puisi kritik sosial
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai contoh puisi kritik sosial
Baca
+Pustaka
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Ia telah mengkoordinir sembilan orang teman sekelas anggota geng dekil untuk merayakan kelulusan mereka sebagai sukses bersama yang harus dirayakan dan jangan sampai terlupakan. “Malam Senyap Menyergap Kesepianku”, itu salah satu bunyi sub judul dalam laman blog ini. Berisi puisi seronok yang konten kalimatnya makin vulgar dari atas ke bawah. “Sayang, masuklah menyongsongku. Aku sangat kesepian dan merindukanmu. Desakanmu yang meronta, engkau sangat perkasa. Pelukanmu yang makin kuat, kusambut dengan goyangan dahsyat. Oh...aku sungguh menikmati keperkasaanmu, Sayang...,’’ ‘’Mana Di? Nggak ada nomor kontaknya? Kok isinya puisi semua?”Tanya Bayu.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai contoh puisi kritik sosial
Baca
+Pustaka
Perjalanan Cinta Abadi

Perjalanan Cinta Abadi

Film-film mereka menjadi jembatan yang menghubungkan dunia nyata dengan dunia sinematik, membuka mata penonton terhadap isu-isu sosial yang penting sambil tetap memberikan pengalaman sinematik yang mengesankan. Tidaklah mengherankan bahwa dengan keberhasilan yang semakin besar, Alina dan Adrian menemui tantangan baru dalam bentuk kritik dan kontroversi. Film-film mereka yang mengangkat isu-isu sosial kontroversial sering kali menjadi sasaran perdebatan publik dan analisis kritis dari berbagai pihak. Namun, mereka menghadapi kritik dan kontroversi ini dengan kepala tegak, siap untuk menjelaskan dan mempertahankan karya-karya mereka.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai contoh puisi kritik sosial
Baca
+Pustaka
Neng Zulfa

Neng Zulfa

"Jadi gimana? Kamu mau kan? Lakukan ini buat orang-orang yang selama ini dukung kamu. Kalau bukan untuk diri kamu sendiri, lakukan untuk mereka. Bungkam kritikus-kritikus yang hina karya kamu selama ini. Bungkam orang-orang yang ngatain kamu nggak punya moral dan agama! Tunjukkin ke mereka kalau kamu penulis yang serba bisa." Pelita menatap Cecil yang tampak berapi-api di depannya. Untuk pertama kalinya, perempuan yang lebih tua dua tahun dari dirinya itu berkata panjang lebar di depannya yang isinya bukan omelan. Bertahun-tahun terjun di dunia tulis-menulis dan dua tahun produktif menerbitkan novel, Pelita paham benar pahit manisnya literasi. Selain pujian, banyak hinaan yang diterimanya da
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 208 kali sebagai contoh puisi kritik sosial
Baca
+Pustaka
The Time Replayers

The Time Replayers

Kuambil pengeras suara dan mulai membacakan puisiku yang berjudul “Mahasiswa” Mahasiswa-mahasiswa Pembela orang-orang miskin Di kampung-kampung maupun kota Di pinggiran kali Di rumah-rumah nelayan Di pinggir apartemen mewah Di sisi mal yang megah Mahasiswa-mahasiswa Pembela mereka yang tertindas sampai hancur Mahasiswa-mahasiswa Melebur di antara rakyat miskin Membangun mimpi-mimpi yang terlumat
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai contoh puisi kritik sosial
Baca
+Pustaka
SKANDAL PUTRI SAH PRESIDEN

SKANDAL PUTRI SAH PRESIDEN

' 'Apakah anda tipe manusia yang hanya ingin didengar, namun ketika orang lain melawan untuk melindungi diri sendiri, kalian malah bicara mengenai saya suka membantah. 'Tidakkah anda merasa, semua asumsi anda hanyalah untuk mengejek saya? Apakah anda tahu arti dari kritik? Apakah anda tidak bisa membaca bahasa Indonesia dengan baik dan benar?' 'Saya bukan publik figure, saya hanya masyarakat Indonesia biasa. Saya bukan antri kritik, bukankah anda sendiri juga antri kritik? Inilah bukti anda anti kritik.'
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai contoh puisi kritik sosial
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status