Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

Ia meletakkan untuk sementara pulpen dan formulir ke atas meja. “Itu lagu lama. Syairnya pun sangat umum diketahui. Liriknya seperti ini.” Sinyo mengambil ancang-ancang dan mulai menyanyi. “A’pelangi-pelangi, alangkah indahmuuuu...” * Sementara itu Dion masih terus diajak ngobrol oleh Si Tante. Dion terganggu sebetulnya. Tapi demi tiga ratus ribu rupiah, ia mengalah dengan meladeni semua pertanyaan yang dilontarkan kepada dirinya.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah Takkan diriku jengah Berharap semua 'kan indah Selesai menulis Raya kembali berbaring. Perasaannya mulai kacau. Ia kembali terbayang wajah tuan muda. Sejurus kemudian pintu kamar kembali terbuka. Seorang teman dengan napas terengah memintanya bersiap dan segera keluar kamar untuk mengikuti lomba berpuisi. Raya sangat bingung, tetapi belum sempat bertanya gadis itu telah berlalu.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Sebelum sosoknya benar-benar lenyap dari pandangan laki-laki Itu. Sempat sayup-sayup terdengar Penyair Sinting melantunkan bait-bait syairnya. "Kulihat kepiting berjalan miring. Anak monyet duduk menungging. Berjalan jauh tanpa pengiring. Tersesat jalan jadi pusing. Aku datang membawa sejuta kedamaian. Kebencian melenyapkan kasih sayang. Masa lalu lama telah dilupakan. Kini saatnya menuai malapetaka. Senopati ! Aku cuma bisa memberi jalan. Tinggalkan kemewahan. Mencari selamat. Pergilah bertobat. Sebelum nyawa menjadi busuk...."
98.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Setiap sentuhannya adalah puisi, setiap desahan adalah baitnya. Di keheningan yang temaram itu, mereka berbicara dalam bahasa yang lebih tua dari kata-kata. Bahasa yang hanya dipahami oleh dua insan yang saling mencintai, yang telah melewati badai, dan yang kini merayakan kemenangan mereka dengan cara yang paling primal. Dengan saling memiliki, saling menyembuhkan, saling mengingatkan mengapa hidup layak diperjuangkan. “Ahh … Bi …”
1035.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Marvin Rock Si Suami Terhebat

Marvin Rock Si Suami Terhebat

Dulu sewaktu kuliah, kalau bosan belajar sains, dia akan menyibukkan diri dengan membaca puisi. Namun, malam ini Marvin kecewa lantaran puisi-puisi yang ditampilkan adalah karya-karya terbaru. Marvin tahu bahwa dua puisi yang barusan dibacakan adalah karya kontemporer yang bahkan anak SMP saja tahu itu. Tidak puas, Marvin berharap di puisi yang ketiga bakal ada karya lama yang diangkat.
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Setelah beberapa saat, dia bertepuk tangan dengan keras sambil memuji, "Puisi yang bagus. Sungguh indah, luar biasa." "Tentu saja." Arjuna tersenyum. Puisi itu adalah mahakarya seorang penulis, ahli filsafat dan penyair kuno zaman Dinasti Ratungga, Sapardi. Bagaimana mungkin tidak luar biasa? "Ribuan gunung tak ada burung, ratusan jalan jejak manusia pun sirna ...." Pria tua itu masih menggumamkan puisi Arjuna. "Puisi yang sangat indah, apa judul ...." Ketika lelaki tua itu tersadar dan ingin bertanya kepada Arjuna tentang judul puisi itu, Arjuna sudah pergi.
9.3429.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.2K kali sebagai contoh puisi lama syair
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
Sang Legenda dari Masa Lalu

Sang Legenda dari Masa Lalu

Dikatakan bahwa dulu kakek buyut leluhur mereka hidup di era Invidia dan belajar syair dari penyihir legendaris Arin Aisila. Secara turun temurun mereka bahkan mewarisi buku syair yang ditulis oleh Arin sendiri, tapi semakin ke sini banyak yang menyangsikan keasliannya. Terlebih Bahasa yang digunakan di dalam syair itu tidak dimengerti oleh orang banyak, mereka yang mendengarkan juga hanya tertarik kepada senandungnya saja bukan isinya.
10140.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai contoh puisi lama syair
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
kadita
Izin promo y PENGUASA NEGERI JIN Bagaimana jika kita diberikan 1 permintaan untuk dikabulkan? Apa yg akan kita Minta? Petualangan ke negeri jin yg sangat menyeramkan. Kocak dan penuh kejutan Jangan lupa mampir ya… Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Dia tanpa pikiran yang membuat kita berpikiran. Dia adalah kita dan kita adalah dia. Namun, dia tak pernah mengakuinya." Puisi sederhana itu, selalu bisa membuat Andi merasa pusing. Selain bahasanya yang penuh misteri, penulisnya juga membuat Andi sangat penasaran. Karena setahunya, ayahnya sangat jarang menulis puisi dan tidak pernah terlihat menulis puisi seperti itu. Karena ayahnya dulu, lebih sering menulis artikel dan novel. Bahasa yang digunakan ayahnya juga biasanya lugas, keras dan pedas. Berbeda dengan bahasa penuh misteri dalam puisi itu.
9.93.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Seorang pemuda desa: "Tuan Raka, ini adalah bentuk sastra yang baru bagi kami. Mengapa Anda memilih cara ini untuk menyampaikan pesan?" Raka tersenyum, lalu menjawab dengan tenang, Raka: “Syair adalah untaian kata yang bukan sekadar indah, tetapi juga mengandung makna yang di dalamnya. Ia mengajarkan kita dengan kelembutan, namun juga menekan hingga ke dalam sanubari. Dengan syair, kita bisa menyampaikan petuah, menyemangati orang-orang, dan bahkan mengajarkan ilmu dengan cara yang mudah dipahami.”
1012.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai contoh puisi lama syair
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status