Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Ayahnya pernah menyenandungkannya sekali, saat ia sedang mengukir wayang di malam hari, dan langsung berhenti ketika sadar Raka mendengarkan. Perempuan tua itu seolah tidak menyadari kehadiran mereka. Ia terus bernyanyi, suaranya seperti bisikan angin yang melewati celah bambu. “Tirta kang bening, malih dadi getih… Anom lakoné, tuwa patiné…” (Air yang jernih, berubah jadi darah… Muda lakonnya, tua kematiannya…)
872 viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang contoh puisi lama syair
Read
+Library
IPRIT

IPRIT

Angin berhembus menembus sukma Seorang lelaki mengembara mencari tempat Tempat hati kelak berlabuh Lelaki berirama senyap merindu kidung dalam sunyi Menatap langit berpendar asa Cahaya gemintang mengganti kelam Di manakah engkau, Puspita Jaka menggoyangkan kakinya sambil asyik bersyair. Onet sibuk mengunyah buah pisang hutan. Tiba-tiba terdengar satu suara halus membalas syair Jaka.
1052.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang contoh puisi lama syair
Read
+Library
Cinta Lama Belum Kelar

Cinta Lama Belum Kelar

Dari pintu belakang Tante Melly mendengarkan percakapan Suami dan Anak tirinya Mereka terdiam cukup lama, hingga tante Melly datang membawakan teh hangat dan cemilan. "Diminum dulu bi!" Ucap Tante Melly ramah, Saka membuang pandangan dan tidak merespon "Maaf kalau Tante lancang sudah mendengar percakapan kalian, tapi kalau Abi mau Tante bisa membantu!" Abi menatap ibu tirinya tajam
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang contoh puisi lama syair
Read
+Library
Surga Semalam

Surga Semalam

Ketika hati yang mudah rapuh ini Diuji oleh duniawi diuji oleh materi Untuk kesekian kali lagi lagi dan lagi Kutuliskan kenangan tentang Caraku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu Kan teramat panjang puisi Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia Karena tlah kuhabiskan Sisa cintaku hanya untukmu Aku pernah berpikir tentang Hidupku tanpa ada dirimu Dapatkah lebih indah dari Yang kujalani sampai kini Aku slalu bermimpi tentang Indah hari tua bersamamu Tetap cantik rambut panjangmu Meskipun nanti tak hitam lagi Bila habis sudah waktu ini
1052.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang contoh puisi lama syair
Read
+Library
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Dari sela-sela retakan, terdengar suara-suara: percakapan yang tak pernah selesai, tawa yang terlupa, jeritan yang pernah dibungkam oleh waktu. Bayang Lama mendekat, tapi tidak dengan marah. Mereka hanya diam, mendengar puisi itu diulang-ulang oleh gema. Sebagian dari mereka—untuk pertama kalinya dalam ratusan tahun—memudar perlahan seperti debu yang dilepas angin, seolah telah “didengar” sepenuhnya dan kini bebas.
101.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 56 Beses bilang contoh puisi lama syair
Read
+Library
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Ia kemudian mematikan suara dan menuliskan satu kata besar di papan tulis: SAUJANA. "Saujana," ucap Khai sambil mengetuk papan tulis dengan ujung spidol. "Kata ini tidak lazim kita dengar. Dalam bahasa Indonesia lama, ini berarti 'sejauh mata memandang'. Mari kita bedah liriknya." Khai menatap Maorielle sambil membacakan potongan lirik dengan nada bicara yang terdengar seperti puisi yang menyakitkan. "Ayun berayun pikir mengalun..."
766 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang contoh puisi lama syair
Read
+Library
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Hanya suara syairnya yang masih terdengar, tanda tenaga dalam yang sempurna. Dia masih ingat kilasan peristiwa itu. Syair yang dinyanyikan Sepuh Sun Jian, Syair Penakluk Langit. Mendadak Jiu Long ingat bahwa syair itu merupakan ciptaan Sepuh sendiri. Itulah yang diceritakan para tetua Partai Naga Emas. Itu ciptaan Eyang, pasti ada maknanya, ada rahasianya. Ia mengingat syair syair, memahaminya kata demi kata.
1043.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang contoh puisi lama syair
Ipakita ang mga Review (28)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Jika teman2 semua suka sama cerita ini mohon di bantu promonya ke teman2nya / di medsos. Biar cerita ini bisa sampai tamat. Jika tidak, mgkn cerita ini akan diselesaikan sebelum waktunya. dan akan dilanjutkan season 2 di lain waktu. Saya akan coba cerita baru dg judul PUTRA SAMUDRA
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Basahin ang Lahat ng Review
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Dedaunanku menari Iringi senandung nabastala Cerah berpendar Sebiru gagang pedangmu Lukaku merona Pancar penuh tawa Atas kabar bersambutnya rasa Dersik pembawa bahagia Katamu akulah sahmura Pendar mewangi helai mahkota Kataku akulah akara Pendar meluruh tiap amerta Sejuk dersik sarayu Simpul terukir kehadiratmu Indah irama jantung bertalu Tuan, nada ini untukmu.” Usai membaca puisi, Shaw mengusap tengkuk. “Aaa ... aku tidak begitu memahami puisinya.” “Tapi puisinya bagus. Kira-kira siapa penulis puisi itu?” Jari telunjuk Bailey mengetuk-ngetuk dagu, otaknya berpikir.
109.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 247 Beses bilang contoh puisi lama syair
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Ingin ku sudahi gaduhnya raung luka sebab hening jumantara pun bosan dengan bait lara yang terjalin di setiap dera Pun temaram ikut menyamarkan akaramu menuntunku pada ingatan yang lalu betapa terlukanya terhempas bersama asa yang semu Puisi gila lagi, maunya apa si Maya itu. Diblok satu ada lagi nomornya.
104.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 167 Beses bilang contoh puisi lama syair
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Darah purbanya mendidih, insting bertahan hidupnya berteriak agar dia segera menghancurkan senjata gaib yang sedang mengintai nyawa mereka itu. "Hancurkan Mata Dewa itu sebelum dia menyedot jiwa kita semua, Pejantan Tua!" raungnya dengan suara menggelegar hingga kaca jendela bergetar. "Heh, Orang Udik! Apa yang sedang kamu lakukan di atas meja itu? Kenapa pula kamu manggil saya pakai Pejantan Tua? Kamu mahasiswa baru, jangan macam-macam sama saya, ya!" bentak sebuah suara melengking dari deretan bangku depan.
10.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 310 Beses bilang contoh puisi lama syair
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status