Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

Taja terpukau akan gerakan Radhit yang menurutnya asing. "Apa itu?!" tanya Taja, heran namun antusias. "Syair Penggugah Jiwa Pecinta dari negeri tengah Katulistiwa!" jawab Radhit berbinar senang. "Sokkha ...!" "Penggugah Jiwa Pecinta!" seru Radhit sebelum membuka syair dan melantunkannya dalam irama merdu suaranya. "Puan Yang Mulia." "Siapa gerangan, Sang Puan menawan hatiku?"
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Puisi dan Musik untuk Kampanye Selain video dan foto, Sinta meminta beberapa pemuda untuk menuliskan puisi tentang Lambusango. Sari, seorang pemudi yang dikenal pandai merangkai kata, menciptakan puisi indah yang menggambarkan hubungan antara manusia dan alam. Ia membacakannya di depan Sinta dan Jun: "Di antara dedaunan hijau dan burung bernyanyi, Hutan ini adalah rumah, jiwa, dan hati.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai contoh puisi syair
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

Dan ia mulai membaca puisi: --- > “Sunyi tidak berisik, tapi menyentuh. Ia tidak datang karena diminta, tapi karena dibutuhkan. Sunyi tidak menyelamatkan, tapi menemani. Dan hari ini, aku tidak ingin didengar dari atas. Karena rumah yang kami bangun tidak punya lantai dua. Semua duduk sejajar. Semua pulang dengan tenang.” --- Beberapa terdiam. Beberapa bingung. Sebagian menatap tanpa berkedip. Tak ada tepuk tangan. Tapi suasana menjadi sangat hening.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Pelayan Cantik Tuan Arogan

Pelayan Cantik Tuan Arogan

Gian terpaku, mulutnya terbuka setengah, seperti tak percaya dengan apa yang baru saja terjadi. 'Yah, ....terbang. harusnya jangan sekarang. huh ....nggak bisa di ajak kompromi nih angin, aku bahkan belum hafal dengan puisi itu" Afie menahan tawa, “Lihat, mungkin angin dan langit juga tidak siap mendengarkan puisi darimu Mas. Emang kapan Mas menulis puisinya.” ""Sebelum ke sini yang, itu curahan semua isi hati dan perasaanku padamu yang"
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dia teringat sebuah syair, lalu melantunkannya pelan. "Air sungai yang bergulung-gulung mengalir ke timur, ombak menghapus semua pahlawan." "Benar dan salah, berhasil dan gagal, semuanya seketika menjadi kosong." "Gunung tetap hijau, mentari senja telah berkali-kali memerah." "Nelayan tua berambut putih di tepi sungai, terbiasa menyaksikan bulan musim gugur dan angin musim semi."
9.51.1M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41.9K kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
AKU SANG ISTRI BOSS

AKU SANG ISTRI BOSS

Puisi itu sering muncul di beberapa film percintaan dan di artikel-artikel di internet. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu pada api, yang menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan pada hujan, yang menjadikannya tiada. “Udah, Mas.”
9.729.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Alstroemeria

Alstroemeria

"Saat jumpa pertama engkau beri hatimu relungnya rona pagi cerah musim semi Saat jumpa kembali engkau sampaikan seuntai kata baranya laksana musim panas tak terlukiskan Ketiga kalinya engkau beri tanganmu dalamnya tersembunyi musim rontok daun berguguran Terakhir kalinya berjumpa lewat mimpi singkatku dalam mimpi terdapat gumpalan angin musim dingin." Ah mengapa panjang sekali? Mengapa puisi ini sangat aneh? berakhir dengan musim-musim dan musim, tapi tunggu...
1015.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Life Hates Me

Life Hates Me

Victor, siswa yang duduk tepat di depanku mengangkat tangannya dan menjawab, "Syair adalah sejenis puisi lama yang berasal dari Persia, yang sekarang disebut sebagai Iran." Bu guru menepuk tangannya dan bertutur kata, "Benar! Pada awalnya, syair mengacu pada tradisi sastra syair di negeri Arab. Namun, seiring dengan perkembangannya, syair mengalami perkembangan dan dimodifikasi sehingga menjadi khas Melayu.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status