Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
g a d i s

g a d i s

Iya tentunya Tapi tidak semuanya Jati yang terus gugur di musim kemarau atau salju yang mencair ketika terik matahari bersinar Apapun di manapun Siapa aku Aku hanya ingin berteriak dan mengatakan Menjadi harapan tanpa kebanggaan itu sangat menyakitkan Gadis, 10/10/2021 Sebuah sajak telah selesai ia tulis, notes ini penuh dengan banyak rangkaian tulisan indahnya 'si punjangga ulung' Febi biasa melebeli Gadis dengan sebutan itu.
9.72.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Pacar Pembantu

Pacar Pembantu

*** "Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu... Aku ingin mencintaimu dengan sederhana... seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada--" "Syair Kahlil Gibran!" seru seseorang dari arah belakang. Keyla menoleh, ia menatap datar orang itu yang tidak lain adalah Kaisar. Entah sejak kapan cowok itu berada di sana Keyla tidak peduli. Keyla menggidikan bahu lalu kembali memfokuskan pandangan pada buku yang ia pangku, sesekali menyuap nasi gorengnya.
1021.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

"Hmmm, mengapa aku selalu merindukannya? Namanya selalu bertahta di dalam hati dan pikiranku. Di tengah kegalauannya, Raidi menulis puisi untuk teman lamanya itu. SAJAK SANG KEKASIH Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Seorang pemuda desa: "Tuan Raka, ini adalah bentuk sastra yang baru bagi kami. Mengapa Anda memilih cara ini untuk menyampaikan pesan?" Raka tersenyum, lalu menjawab dengan tenang, Raka: “Syair adalah untaian kata yang bukan sekadar indah, tetapi juga mengandung makna yang di dalamnya. Ia mengajarkan kita dengan kelembutan, namun juga menekan hingga ke dalam sanubari. Dengan syair, kita bisa menyampaikan petuah, menyemangati orang-orang, dan bahkan mengajarkan ilmu dengan cara yang mudah dipahami.”
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Jeruji Tanah Anarki

Jeruji Tanah Anarki

“Dedaunanku menari Iringi senandung nabastala Cerah berpendar Sebiru gagang pedangmu Lukaku merona Pancar penuh tawa Atas kabar bersambutnya rasa Dersik pembawa bahagia Katamu akulah sahmura Pendar mewangi helai mahkota Kataku akulah akara Pendar meluruh tiap amerta Sejuk dersik sarayu Simpul terukir kehadiratmu Indah irama jantung bertalu Tuan, nada ini untukmu.” Usai membaca puisi, Shaw mengusap tengkuk. “Aaa ... aku tidak begitu memahami puisinya.” “Tapi puisinya bagus. Kira-kira siapa penulis puisi itu?” Jari telunjuk Bailey mengetuk-ngetuk dagu, otaknya berpikir.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Semaksimalnya untuk hasil terbaik. Denganmu, kami bisa melihat Dengan adamu, kami bisa membaca Dengan hadirmu, kami bisa berjuang Dengan sapaanmu, kami terhindar dari kegelapan LAMPU Puisi yang ditulis Aiys di rangkaian yang ia gambar. "TEEEEEEEETTTTTTT," bunyi bel dengan menandakan telah usai sesi dua. Juna, Aiys, dan Tasya segera mengangkat tangan dan kemudian mengemas barang-barang mereka. Sebelum beranjak mereka sempatkan berfoto dulu dan memfoto hasil karyanya.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Lika-liku Jodohku

Lika-liku Jodohku

Uci bercerita bak pujangga yang sedang merangkai kata. "Aku suka senja. Namun, aku tak ingin terlena karna ku tahu senja adalah awal dari gulitanya malam. Walaupun ada sang bulan tapi sinarnya selalu berubah rupa tiap harinya, aku tak ingin mempunyai orang yang special mencintaiku tak sepenuh jiwa. Aku lebih menyukai bintang, selalu ada setiap saat walau saat siang tak nampak kerlipnya," lanjut ungkapan syair Uci. Rio hanya tertegun mendengarnya, sesekali melihat wajah Uci yang nampak serius mengungkapkan syair tersebut.
9.88.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

Karena di kertasnya ada rangkaian kalimat, membuat mereka tidak perlu membuat puisi sendiri. “Wah, ternyata pasangan pertama kita ini mendapat potongan puisi dari satu puisi yang sama, jadi mereka hanya perlu membacanya, menyambungkannya agar jadi satu kesatuan. Dimulai dari yang ada judulnya,” ucap Bu Sri. Boni pun mulai membaca, “Sajak Putih, karya Chairil Anwar. Bersandar pada tari warna pelangi Kau depanku bertudung sutra senja
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai contoh puisi syair
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status