Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi
Cinta itu tak pernah benar-benar padam, hanya tertutup oleh diam, gengsi, dan luka-luka yang tak pernah benar-benar sembuh.
Di dua tempat yang berbeda, dua hati yang pernah saling mencintai dalam diam, kini membaca kembali surat-surat yang dulu tak sempat mereka ucapkan.
Tidak ada kata-kata, tidak ada penjelasan panjang. Hanya satu pesan singkat yang terentang di antara mereka.
"Hai. Aku nemuin tulisanmu."
Tak ada emoji, tak ada kalimat manis. Hanya kata-kata itu. Tetapi bagi Nadira, yang masih memegang buku catatan lama di dada, itu sudah lebih dari cukup.
Hot Chapters