Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Breakfast at Midnight

Breakfast at Midnight

Langit pastel bewarna azure dengan bulan sabit terlihat di kejauhan dan dengan lilin nazar di tengah-tengah meja kayu panjang, membuat suasana candle light dinner against a spectacular part of Lake District view as a backdrop semakin romantis. Keduanya telah selesai memakan menu makan malamnya. Ia meminum ice tea dari tumbler yang di beli oleh James. Ia bertanya kepadanya kenapa dia selalu memakai tumbler. James hanya menjawab “Already too much plastic pollution in our world. We have to contribute even a little to save our Earth.” James kemudian memberitahu bahwa 300 juta ton plastik telah menjadi limbah yang hampir seimbang dengan berat semua populasi umat manusia. Dan hanya 9 persen yang d
84.7K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as cup plastik
Read
+Library
Izinkan Suamimu Menikah Lagi

Izinkan Suamimu Menikah Lagi

Salah satunya baru saja terjadi di depannya. Sepuluh menit berlalu, Fathan sudah kembali ke rumah dengan mengantongi sebuah kemasan produk berisi testpack pesanan Nabila. Ia memilih mengantonginya karena bermaksud ikut mengurangi penggunaan kantong plastik. Hal yang patut dicontoh dan dilakukan oleh semua orang, agar semakin sedikit penggunaan kantong plastik.
1081.7K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as cup plastik
Read
+Library
Bertemu Setelah Berbeda Status

Bertemu Setelah Berbeda Status

' Tangan Jelita mengepal, marah dengan kelakuan mertuanya yang keterlaluan. Kebetulan di dapur, dia menemukan tumpukan plastik sampah yang besar yang masih baru, 'Ahaaa ... ya sudah kalau begitu, aku juga lelah kalau harus nyuci sebanyak itu, gak kuat rasanya kalau harus nyuci pakai tangan bisa-bisa tanganku lecet-lecet.'' Jelita mengambil dua plastik hitam besar itu dan membawanya ke tempat tadi dia mencuci. Lalu dia masukan cucian yang tadi sempat dia bilas dan juga pakaian kotor yang belum sempat dia cuci di plastik yang berbeda.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as cup plastik
Read
+Library
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

Rasanya aku jadi tidak enak. "Jadi, itu tadi yang kuberikan pada kalian. Nah, ini punyaku. Bawa saja kotaknya, sampai di pesawat kalian jangan lupa keluarkan barangnya ya!" Kotak itu ternyata mudah hancur. Itulah sebabnya barang harus segera dikeluarkan, kalau tidak akan ikut hancur bersamaan dengan kotaknya. Aku hanya mengangguk mendengar penjelasan Azka. Rupanya itu dibuat untuk mengurangi sampah plastik.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as cup plastik
Show Reviews (25)
Read
+Library
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Read All Reviews
FREL.

FREL.

Mataku membulat begitu mengetahui benda apa yang dipegang Kak Farah. Sebuah plastik transparan yang di dalamnya terdapat kumpulan hewan kecil yang sangat menjijikkan. Bentuk tubuhnya oval dan pipih. Warnanya cokelat kehitaman, biasanya kita temukan di daerah lembap dan kotor. Aku langsung teringat kejadian tadi pagi saat aku akan membuang sampah, hewan jorok itu menyembul di balik sisa makanan yang sudah dibuang.
9.426.4K viewsCompletedAdded to Library 658 Times as cup plastik
Show Reviews (46)
Read
+Library
Pengelana Tersesat
Ceritanya seru, tapi sekedar saran, perlu koreksi cara promosi. Lebih halus dan sopan ke Author. Takutnya promo kaya biasanya bakal bikin masalah di masa depan. Tapi, klo mau lanjut juga silakan. Saya yang tersesat hanya mengingatkan agar hanya saya seorang yang tersesat
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
My Cold Doctor (Indonesia)

My Cold Doctor (Indonesia)

Plastik-plastik itu masih di tangannya. "Sudah lah, nggak apa-apa. Susu dan vitamin masih jalan, kan? Nggak masalah asal nggak terlalu sering!" Melina bangkit, meraih plastik dari tangan Anggara dan membawanya mendekati Selly.
9.9944.7K viewsCompletedAdded to Library 22.7K Times as cup plastik
Show Reviews (156)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Read All Reviews
(Not) His Sugar Baby

(Not) His Sugar Baby

Diperhatikan lamat – lamat plastik berukuran besar menampung beberapa buah apel untuk kebutuhan mereka. “Dari mana kau mendapatnya?” tanya Rose penasaran. Sama sekali tak melihat Theo memunggut benda tersebut saat mereka sedang bersama. “On my pocket. Sedikit beruntung bertemu orang yang memiliki kebiasaan mengoleksi kantong plastik. Aneh tapi nyata. Di saku belakang bahkan masih ada tiga atau empat.” Pantas saja Rose melihat kejanggalan dari bagian mengembung sewaktu – waktu Theo membelakanginya, tapi tidak berusaha bertanya akan sesuatu yang terasa percuma. Theo sangat jarang mau bercerita.
10203.0K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as cup plastik
Show Reviews (187)
Read
+Library
yaniyani
pdhal novel ini isi ny paling beda ama yg lain. penulisan bgus, bnyk pljran yg dpt di ambil tp knp g prnh dpt perhatian khusus ya? dua rius lho klo bca ampe hbis g bkal nyesal meski kdng2 misteri dikonflik ny bkin jntung g tenang, tp ak ttp pengen pny bku cetak ja klo ad, pengen pelukable ma theo
Nami chan
Kerangka ceritanya menarik, bahasanya enak dibaca, uraian ceritanya jg cakep. Konflik2nya tuh fokus tp berbobot. Haaah karya2 kak susi ga perlu diraguin sih.. Ini kek buku kelas atas gt gasih. Kata2nya tuh berat kadang otakku yg minim ini kudu mencerna baik2 biar paham ...
Read All Reviews
Kapokmu Kapan, Mas?

Kapokmu Kapan, Mas?

Tak lupa kulapisi dulu tubuh dengan jas hujan plastik dan sarung tangan agar pakaianku tak kotor nantinya. Cukup lama aku mencari plastik kuning yang Ira maksud. Ternyata, ada beberapa kantong sampah berwarna kuning. Ya, memang lebih dominan kantong-kantong plastik berwarna hitam dalam bak sampah besar itu. Jadi, aku harus mengecek satu per satu isi plastik sampah berwarna kuning itu. Sampai akhirnya aku berhasil menemukan plastik sampah berisi tas tangan bertuliskan nama Ira yang saat kuraba, di dalamnya terasa ada beberapa benda kecil seperti flashdisk.
1079.6K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as cup plastik
Read
+Library
Bukan Inginku Menikah Denganmu

Bukan Inginku Menikah Denganmu

Baju dan dalaman basah mereka masukkan ke dalam kantong plastik yang kemudian ditenteng Radin selama mereka kulineran ke tempat lain. Mila sudah menyuruh supaya meninggalkan plastik itu di motor saja, namun Radin menolak dengan alasan takut dalaman bekas mereka dicuri dan dipakai untuk hal-hal yang tidak baik. Akhirnya Kemilau setuju walau sedikit syok orang kaya ini punya pemikiran seperti orang awam kebanyakan. “Jadi sebenarnya harga nasi campurnya berapa, Sayang? Kamu nggak jadi kasih tau aku.”
1047.1K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as cup plastik
Read
+Library
Menikah dengan Pariban

Menikah dengan Pariban

Ia pun mendapat satu tepukan di lengan dari Artha. “Enak aja kau ngomong. Main bungkus bungkus segala. Macam mamak mamak kau, kalau ke pesta bawa plastik dan selalu membungkus makanan,” kata Artha ketus. Kebiasaan ibu-ibu batak kalau pergi ke pesta atau undangan nikah atau pesta apapun itu. Selalu tak lupa bawa plastik tujuannya untuk membungkus makanan yang tak habis dimakan. Bukan semua ibu seperti itu, tapi rata-rata. Mungkin sudah jadi tradisi.
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as cup plastik
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status