Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menikah dengan Pariban

Menikah dengan Pariban

Ia pun mendapat satu tepukan di lengan dari Artha. “Enak aja kau ngomong. Main bungkus bungkus segala. Macam mamak mamak kau, kalau ke pesta bawa plastik dan selalu membungkus makanan,” kata Artha ketus. Kebiasaan ibu-ibu batak kalau pergi ke pesta atau undangan nikah atau pesta apapun itu. Selalu tak lupa bawa plastik tujuannya untuk membungkus makanan yang tak habis dimakan. Bukan semua ibu seperti itu, tapi rata-rata. Mungkin sudah jadi tradisi.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai cup plastik
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

Ah, lupakan. “Satu taro dan cerepes greentea, selamat menikmati dan jangan lupa berkunjung kembali.” Cepat kuraih satu cup taro dan crepes yang hanya dibungkus dengan pegangan kertas. Hell, tidak bisakah aku mendapatkan plastik sebagai wadah? Tak mau ambil pusing, sebisanya aku menampung taro dan crepes di tanganku bersamaan dengan tas dan juga dompet yang menyesakki lengan bahu, tangan kanan dan kiriku.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai cup plastik
Baca
+Pustaka
GARA GARA G-STRING

GARA GARA G-STRING

Tampak Wulan mengeluarkan sebuah botol plastik. "Coba tebak Ibu-ibu semua. Ini apa yaaa?" _oOo_
1031.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 842 kali sebagai cup plastik
Baca
+Pustaka
ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

Tampaknya dia mencoba menenangkan situasi. “Hahaha. Kan, dalam situasi apa pun kita tetap harus membuang sampah pada tempatnya. Kita harus menjaga Bandung tetap bersih.” Kami sudah berada di dalam kedai Mang Kurnia, menghela napas lega. “Kata kamu tadi kita harus mengurangi penggunaan plastik. Tapi tadi jus pake plastik.” “Ya, kalau pake kertas, kan, nggak mungkin. Hahaha.”
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai cup plastik
Baca
+Pustaka
Janda Tangguh Dikejar Mantan Suami

Janda Tangguh Dikejar Mantan Suami

Aku sedikit membungkuk di meja, begitu juga dia. "Mereka sebenarnya … mau kalau Ibu potong buahnya pakai sarung plastik tangan. Itu … plastik yang bening bentuknya lima jari. Katanya, biar lebih higienis. Soalnya … kadang yang pesan itu dosen-dosen mereka, minta dibelikan yang terjamin kebersihannya. Kalau mereka lihatnya kita pakai sarung plastik tangan seperti itu, mereka tidak akan ragu, Bu," jelasku dan dia mengangguk-angguk.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai cup plastik
Baca
+Pustaka
TERLATIH PATAH HATI

TERLATIH PATAH HATI

Plastik di tangannya yang berisi banyak camilan diletakkan begitu saja di atas meja. Chiko langsung meraih plastik tersebut, mengaduk-aduk isinya. "Minuman ini, ini, dan ini, kau tak boleh memasukkannya ke dalam tubuh. Selama kehamilan kau tak bisa makan makanan sesukamu. Minuman bersoda, mengandung kafein, makanan terlalu pedas." Pemuda tampan itu bicara sok tahu. Seakan dia adalah dokter pribadi Lala. "Iya, itu benar!" Karla mendukung Rayyan. Mereka paham bagaimana kebiasaan buru Lala terkait makanan.
9.94.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai cup plastik
Baca
+Pustaka
Mahar Lima Puluh Ribu dari Tuan Muda

Mahar Lima Puluh Ribu dari Tuan Muda

ucap Mang Ucup sambil menyerahkan kantung plastik itu. "Waduh banyak banget, Mang," ucap Revan saat melihat banyaknya botol didalam plastik tersebut. "Iya, siapa tau bisa cepet kelar dan bisa segera bulan madu," ucap Mang Ucup kemudian. "Eh?"
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai cup plastik
Baca
+Pustaka
Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Ku bongkar lagi semua plastik di depanku, dan terduduk lemas, enam kondom kutemukan diantara banyaknya plastik, bahkan dua di antaranya sudah terpakai. Rasanya jantung ini lolos dari tempanya, lantai tempatku berpijak seolah goyah, ada desir nyeri di dadaku. Bahkan mataku mulai memanas, bersama otakku yang terus berputar mencari jawaban atas prasangkaku sendiri.
9.5330.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.2K kali sebagai cup plastik
Baca
+Pustaka
Aksa!

Aksa!

Aksa tersenyum kecil saat melihat ada seorang wanita paruh baya sedang memunguti sebuah apel yang jatuh karena plastiknya sobek. Aksa mengeluarkan plastik yang ada di dalam kantong bajunya. Plastik itu sebenarnya ia ingin gunakan sebagai wadah jika ia muntah. Tetapi karena sekarang ada yang lebih membutuhkan, maka Aksa ikhlaskan kantong plastik itu.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai cup plastik
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Suami Dinikahi Dokter Tampan

Dicampakkan Suami Dinikahi Dokter Tampan

Tidak melepaskan plastik berisi kelapa. “Aku lagi ngidam, Mas. Jadi berikan padaku.” “Kalau kamu ngidam, harusnya kamu beritahu aku, bukan beritahu orang lain.” Alby merasa tidak terima. “Aku tidak memberitahu dia. Dia mungkin baca statusku di media sosial.” Kalea merebut plastik berisi kepala. Saat Alby tengah lenggar, plastik itu dapat direbut. Kalea segera menutup pintu ketika mendapatkan kelapa itu.
1032.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai cup plastik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status