Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Kaila langsung cemberut meratapi nasibnya yang mengenaskan ini. “Pakai plastik aja tangannya.” “Ide bagus,” tukas Kaila langsung turun ke arah bawah untuk mencari kantong plastik. Mau mandi ribet banget begini sih. Mana semua kamar mandi di sini enggak ada yang pakai gayung pula. Semuanya pakai shower sama bathtub. Kaila membuka-buka semua laci lemari dapur sampai semua maid sangat terheran-heran sekali. Setelah menemukan satu plastik, Kaila langsung merasa sangat senang sekali seperti habis menang undian mobil lambo.
1014.4K viewsOngoingAdded to Library 316 Times as cup plastik
Read
+Library
Teman Tapi Menikah

Teman Tapi Menikah

“Nih, makanan buat di sepanjang jalan nanti.” “Udah kayak ngasih bekal buat satu bus pariwisata,” sindir Rinai ketika melihat berapa banyak plastik sampai cooler box yang dimasukkan Rinai ke bagasi mobilnya. “Lebay,” cibir Ksatria tak terima. Usai menutup pintu bagasi, ia beralih ke kursi belakang dan menaruh satu plastik lagi berisi berbagai macam snack.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as cup plastik
Read
+Library
Panglima Kuno Terjebak di Tubuh CEO

Panglima Kuno Terjebak di Tubuh CEO

Cindy menatap kesal ke Shevia sambil berkacak pinggang. "Kenapa kamu bawel begitu, sih? Itu cuma bungkus plastik saja, kok! Satu pula!" Cindy tak habis pikir kenapa hal sepele seperti itu saja diributkan. "Ya justru karena itu bungkus plastik yang tidak mudah terurai oleh tanah, makanya aku minta kamu ambil dan simpan di kantong sampah kamu untuk dibawa waktu turun nanti." Shevia sudah tidak bisa lagi santai jika melihat hal yang bertentangan dengan prinsipnya.
9.4193.6K viewsCompletedAdded to Library 7.2K Times as cup plastik
Read
+Library
Tawanan Tuan Kama

Tawanan Tuan Kama

Sebelum Paman Zainal pergi, Akong sudah meminta untuk mengirimkan stok telur dan tepung untuk tokonya. Kila membereskan barang - barangnya, menyapu dan mengepel lantai sudah ia kerjakan, sampah sudah ia buang sedangkan sampah plastik sudah ia bakar. Orang - orang disini tidak mampu mengolah sampah plastik. Tidak seperti di kota - kota besar dimana orang - orang sudah cukup peduli dengan lingkunang. Mereka mengolah limbah plastik, tapi disini mereka masih membakar asal asalan.
671 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as cup plastik
Read
+Library
Dilema Suami Bayaran

Dilema Suami Bayaran

Rupa wajahnya sudah belepotan warna hitam. Sepuluh menit.. dua puluh menit.. tiga puluh menit, dan... Belum selesai sama sekali, ia baru menyelesaikan satu cumi. Lalu ia memotongnya menjadi bagia kecil. "Hiks hiks, ini apa lagi sih?? Kenapa ada plastik di dalam cumi. Apa cumi memakan plastik ya? aku pasti kurang bersih ini nyucinya." Astra bermonolog dengan dirinya sendiri.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 199 Times as cup plastik
Read
+Library
Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

ucapku singkat. Dia menerima plastik itu tanpa banyak tanya, lalu tersenyum santai. “Aku sudah makan semalam. Obat seperti itu juga selalu ada, sih. Tapi terima kasih ya. Ini bisa untuk jaga-jaga, siapa tahu butuh nanti," ucapnya lalu terkekeh pelan. Aku sempat terdiam sepersekian detik dan mengerutkan alisku.
1042.2K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as cup plastik
Read
+Library
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

Ternyata gelas-gelas plastik dari Ucup masih ada di dalam karung, bertumpuk dengan karung-karung lain yang juga berisi barang bekas. “Belum saya jual lagi ke bandar besar.” ujar sang bandar. Ekky merogoh uang dari dompetnya untuk membeli sekarung gelas plastik. Melihat itu, Ucup tampak panik. “Pak, saya nggak tahu apa-apa, bukan saya yang memasukkan racun ke makanan di Tk itu ….” “Kita lihat saja nanti, setelah petugas laboratorium memeriksa semua gelas plastik ini.”
3.5K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as cup plastik
Read
+Library
Ilusi Cinta Swastamita

Ilusi Cinta Swastamita

“Nak, ini di plastik apa? air putih?” Nenek memegang plastik tersebut dan mengamatinya. “Iya nek.” Daisha mengambil botol minum di kulkas dan menuangkan air putih tersebut di botol minum. kemudian dimasukkan lagi botol itu ke dalam kulkas. Daisha juga mengambil mangkuk kemudian menuangkan soto yang dia bungkus tadi. Lucunya plastik bungkus air putih dan soto tersebut tidak dibuang. Tapi dicuci oleh Daisha pakai sabun cuci piring. Dibilas bersih kemudian dijemur pakai jepitan baju di halaman belakang.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as cup plastik
Read
+Library
Kubuang Suami Sampah Pada Tempatnya

Kubuang Suami Sampah Pada Tempatnya

tanya Alrik seraya menyambar plastik hitam berisi lima belas botol jamu yang baru kukeluarkan dari showcase dan dua jar masker yang kupisah plastiknya. “Iya, Rik. Jamu-jamunya kupisah ya, di dalam. Kunir sama kunir, pegal linu sama pegal linu. Maskernya juga di dalam. Sengaja kubungkus jadi satu biar kamu nggak repot nenteng banyak plastik,” ucapku seraya tersenyum kepada Alrik.
538.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as cup plastik
Read
+Library
Pawang Cinta Presdir Misterius

Pawang Cinta Presdir Misterius

Karena Edward memiliki daftar alergi akan kacang. "Makannya dengan plastik begini?" Edward tampak bingung dengan cilok yang dibelinya. "Iya. Seperti ini." Erin mempraktekkan cara memakan cilok dalam plastik. Ia mengigit bagian ujung kanan plastik hingga berlubang, lalu sebuah pentol cilok dihisap dan dikunyah olehnya. Edward mengikuti apa yang dilakukan Erin. Cukup lucu dimata Erin mengajari memakan cilok menggunakan plastik pada Edward.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as cup plastik
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status