Beautiful Pain
Dakota bertanya seraya melangkah menghampiri Audrey yang tengah berias seraya menatap ke cermin.
“Frank yang dimaksud oleh pelayan adalah Frank Ewald, rekan bisnismu juga rekan bisnis ayahku. Beberapa hari lalu, saat aku mengunjungi kedua orang tuaku, ayahku memperkenalkanku dengan Frank Ewald. Dan aku juga baru tahu kalau Ewald Group bekerja sama dengan pusat Russel Group yang ada di Roma,” ujar Audrey memberitahu.
“Oh, My God. Kenapa dunia sempit sekali.” Dakota meraih kedua bahu Audrey, menatap sepupunya itu lekat. “Jadi kemarin kau berkencan sampai tidak pulang?” tanyanya penasaran.