Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kehadiran Orang Ketiga, Penghancur Rumah Tangga

Kehadiran Orang Ketiga, Penghancur Rumah Tangga

Gabriella berdiri di tangga, tidak mengatakan apa-apa. "Hari ini Rabu, aku harus pergi menemaninya." Dia berdiri dan mengambil jasnya. "Beberapa hari ke depan, jangan datang menggangguku." Saat berjalan ke pintu, dia menambahkan satu kalimat lagi, "Senin depan aku akan kembali." Gabriella menatapnya dan berkata dengan tenang, "Baik, sampai jumpa." 'Menggelikan sekali. Apa dia benar-benar mengira aku masih akan menunggunya kembali?'
8.163.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai dan bila esok datang kembali
Baca
+Pustaka
STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU

STEMPEL MISKIN UNTUK KELUARGAKU

bang Satria melirik bu Indah, sedangkan bu Indah hanya membalasnya dengan senyuman, yang membuatku semakin penasaran. Malam semakin larut, tapi mata sulit untuk terpejam. Bu Indah dan yang lainnya, sudah pulang tiga jam yang lalu, setelah selesai mendiskusikan masalah ladang Bapak. Sebelum meninggalkan halaman, Bu Indah sempat berkata pada emak. Bahwa, besok ia akan kembali datang bersama bang Satria. Insyaallah, setelah ashar, kata beliau. Emak pun tidak banyak tanya, emak hanya mengatakan akan menunggu kedatangan bu Indah, besok.
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai dan bila esok datang kembali
Baca
+Pustaka
Kembali Ke Masa Lalu

Kembali Ke Masa Lalu

“Baiklah kalau begitu bu. Saya masuk ke dalam kelas lagi bu.” Taro kembali masuk ke dalam kelasnya dan duduk di tempat dia biasanya sambil termenung karena kejadian ini. Aku memang berharap bisa kembali ke masa ini. Tapi kenapa bisa sekarang keinginan itu terwujud. Mungkin ini yang dinamakan keberuntungan. Aku tidak akan menyia-nyiakan waktu ini lagi. aku harus fokus untuk bisa mengubah hidup ini lagi.—batin Taro.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai dan bila esok datang kembali
Baca
+Pustaka
Penantian yang Tak Kunjung Datang

Penantian yang Tak Kunjung Datang

"Alex, aku sudah mengatakan dengan sangat jelas. Di antara kita nggak ada masa depan lagi. Bukankah yang kulakukan sekarang justru sesuai dengan yang kamu inginkan?" "Dulu aku pernah bilang, selama orang yang kamu cintai kembali, aku akan pergi dengan sendirinya. Saat Felly kembali, aku juga sempat berharap, apa kamu juga menaruh perasaan padaku dan akan melepaskan Felly demi aku? Tapi kenyataan membuktikan aku salah."
8.9128.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai dan bila esok datang kembali
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

"Dia pulang besok. Penerbangan pagi. Sampai di Cengkareng jam sepuluh." Hening. Otakku butuh tiga detik penuh untuk memproses kalimat itu. Pulang. Besok. Jam sepuluh. "A... apa?" Wajahku memucat. Darah seolah tersedot habis dari kepalaku. "Besok?! Mas bercanda kan?" suaraku naik satu oktaf, panik. "Katanya dia baru balik bulan depan! Kenapa mendadak besok?!"
9.471.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai dan bila esok datang kembali
Baca
+Pustaka
Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya

Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya

"Thomas, aku nggak ingin melihatmu lagi. Aku sudah korbankan sepuluh tahun hidupku. Tolong lepaskan aku, oke?" Kali ini, Thomas tidak lagi menghentikan aku pergi. Dia berdiri terpaku di tempat sambil bergumam pelan, "Di kehidupan sebelumnya, semuanya jelas-jelas nggak begini ...." Aku menceritakan tentang gelang yang putus itu kepada Tristan. Dia sudah kembali ke ibu kota karena ada pekerjaan yang harus ditanganinya. Aku mengira dia tidak akan peduli dengan masalah kecil seperti ini, dan mungkin hanya akan mengirimiku yang baru.
13.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai dan bila esok datang kembali
Baca
+Pustaka
Om Bule Kekasihku

Om Bule Kekasihku

Dan harapan baru. Besok, mereka akan kembali ke Blankenese. Kembali ke rumah. Namun kali ini, bukan sebagai orang yang sama. Mereka kembali dengan luka. Dengan kenangan. Namun juga dengan sesuatu yang jauh lebih kuat. Ikatan yang tidak bisa dipatahkan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai dan bila esok datang kembali
Baca
+Pustaka
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Aku pergi menonton konser penyanyi favoritku sendirian. Saat sesi permintaan lagu, aku sangat gembira, berdoa semoga aku menjadi penonton yang beruntung. Namun detik berikutnya, suamiku yang sedang dalam perjalanan bisnis muncul di layar lebar dan di sebelahnya adalah cinta pertamanya, Desi Maulanda. “Aku ingin meminta lagu ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke tiga tahun lalu, Martin Sutanto tidak akan pernah putus dengan Desi.”
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai dan bila esok datang kembali
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali, Akan Kubalas Kalian

Terlahir Kembali, Akan Kubalas Kalian

Aku tidak tahu apakah yang Dylan katakan itu benar atau tidak, tapi semua itu sudah tidak penting lagi. Aku menepis tangannya dengan dingin, lalu berkata dengan datar, "Dylan, jangan mimpi deh." "Kesempatan? Aku bahkan sangat membencimu. Emangnya kamu pantas dapat kesempatan lagi?" "Mulai sekarang, pergi dan hiduplah bahagia bersama Lydia. Kalau kamu berani muncul lagi di hadapanku, jangan salahkan aku bersikap kasar."
28.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dan bila esok datang kembali
Baca
+Pustaka
mungkin esok aku mati

mungkin esok aku mati

Teror itu sudah datang. BERSAMBUNG
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai dan bila esok datang kembali
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status