Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dada Malam, Nafas Pagi

Dada Malam, Nafas Pagi

Tidak ada lagi keterlibatan. Malam ini berbeda. Janjinya terancam. Kania menegang. Ia mendengar suara itu. Bukan televisi. Bukan radio. Tapi sesuatu yang asing dan sangat dekat, datang dari balik dinding tipis Unit 23A, unit yang sudah berbulan-bulan kosong. Suara napas itu berat, tertahan, lalu dilepaskan pelan. Bukan napas tidur. Melainkan napas yang berjuang melawan sesuatu yang tak terlihat.
10945 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai dan demi nafas
Baca
+Pustaka
DENDAM CINTA MASA LALU

DENDAM CINTA MASA LALU

DIA TERBANGUN! Eva terbangun dengan napas tersengal, terengah-engah seperti penderita gagal jantung kronis. Keringat membasahi pelipis dan tengkuknya. Matanya membelalak ke langit-langit kamar yang gelap. Jantungnya terus berdegup hebat seperti genderang, sangat cepat dan tidak beraturan. “Itu hanya mimpi... hanya mimpi...!” bisiknya panik.
1055.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai dan demi nafas
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Jemyadam
Terimakasih buat teman-teman pembaca yang sudah setia ngikutin semua ceritaku. LUV U PULLL buat kalian semua. Cerita ini sudah tamat. Maaf kalau aku gak bisa balas komen pembaca satu-persatu. Untuk cerita selanjutnya bisa ikuti infonya di 1G JEMYADAM8. Buat pertanyaan silahkan DM, ya... ^•^
intan
kenapa deskripsinya seakan-akan jelasin telah terjadi kegiatan nananina yg maha dahsyat.... aargghhhh....jangan sampe huhu.... ini bukan masalah Kamu nananina bang, tapi aku takut eva terluka sangat parah nnti...
Baca Semua Ulasan
Remember Me, BE!

Remember Me, BE!

"Juna ... aku kangen ...." Beberapa kali lagi memanggil nama itu, Diva terbangun. Duduk dengan cepat, mengerjapkan matanya beberapa kali untuk menyesuaikan cahaya yang masuk. Diva menyentuh dadanya yang terasa sesak, perlahan meremas piyama di bagian dada tanpa sadar. Matanya kembali mengerjap merasakan ada air yang menggenangi. Rasanya hangat, dan panas di dadanya seolah jantungnya terbakar.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai dan demi nafas
Baca
+Pustaka
Demi Anak Angkat, Dia Rela Mengorbankan Nyawa Anak Kandung

Demi Anak Angkat, Dia Rela Mengorbankan Nyawa Anak Kandung

Aku langsung membuka mata dengan panik. "Bayiku!" Sebuah telapak tangan yang hangat memegang pergelangan tanganku dan menekanku kembali ke ranjang. Sebuah suara serak berkata, "Jangan bergerak. Jarum infusnya bisa terlepas." Aku menoleh. Dalam sekejap, mataku memerah. Aku menatap sosok di hadapanku dengan tidak percaya dan bergumam, "Kak Ayman."
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai dan demi nafas
Baca
+Pustaka
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

Takkan ku bodoh, takkan sudi ku diperdaya. Bak kumbang nan mati sehabis sengat tercabik Luka tak apa demi pembalasan di ujung raga Tersaput jiwa pun tak apa demi kebanggaan diri Penampilan kemudian ditutup Dion ketika dengan satu tarikan nafas panjang - yang membuat ia layak ‘dicurigai’ memiliki paru-paru kembar tiga – melantun bagian penutup.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai dan demi nafas
Baca
+Pustaka
Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik

Terhimpit! Tante Tiri dan Pembantu Cantik

' gumam Satria sambil hembuskan nafas panjang. **
9.7659.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.1K kali sebagai dan demi nafas
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
mrd_bb
Buat pembaca setia, jangan lewatkan novel-novel terlaris kami lainnya: 1. MAKIN LAMA MAKIN ASYIK (Makin menanjak rating) 2. MEMBAGI JATAH UNTUK IPAR DAN MERTUA (Best Seller) 3. AKU SANG PRIA PEMUAS (Pemenang lomba GN) 4. PRIA SHIFT MALAM (Novel terbaik bulanan)
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Janu: Tahap Awal

Janu: Tahap Awal

Ketegangan dan keheningan itu pecah saat lelaki yang terbaring di tikar bambu bersusah payah mencoba bersuara. "Tu-tuan demang, sekali lagi saya minta tolong..." Kalimatnya terbata bata, "Selamat-kanlah desa... kami." Lelaki itu kemudian menghembuskan nafas terakhirnya setelah bersusah payah berucap. Di sebelahnya sang demang tertunduk dan mengangguk. Sebuah rasa yang amat sakit menghujam dadanya, sebutir air mata mengalir.
9.135.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 859 kali sebagai dan demi nafas
Baca
+Pustaka
Dendam yang Mengakar di Jiwa

Dendam yang Mengakar di Jiwa

"Maafkan aku, Kak. Aku nggak tahu ternyata Kakak yang memesan tanah makam ini, tapi sepertinya tanah makam ini belum digunakan, bagaimana kalau dipakai untuk Coco saja?" "Anjingku makan sembarangan, lalu mati dengan tragis. Lihatlah Ryan, dia sedih sampai wajahnya pucat …." "Pergi!" Aku menengadahkan kepala, lalu mengatakan dengan nada dingin. Beberapa detik kemudian, suara tangisan Diana menggema di seluruh tempat pemakaman. Andre berdiri, kemudian menghampiriku dengan cepat.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai dan demi nafas
Baca
+Pustaka
Kau Peras Peluhku Demi Madu

Kau Peras Peluhku Demi Madu

panggil Yahya untuk ketiga kalinya. Akhirnya aku pun mendesah, melepaskan segala rasa yang menghimpit di dada. Begitu sakit, tetapi ini sudah menjadi takdirku rasanya aku harus tetap iklas dan sabar. Hidup di dunia hanya menumpang minum dan waktu kita hanya beberapa jam saja, selebihnya akherat yang menunggu. "Iya, Abi. Maaf aku masih sibuk mencari kresek merah yang abi katakan tadi," jawabku dengan sedikit kutambah napas ngos-ngosan
1030.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 934 kali sebagai dan demi nafas
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Ia akan mengubah kelemahan menjadi senjata terkuatnya. "Aku bisa mengirimkan ini ke Mela dan mengambil perhatiannya kembali. Kemudian, dia akan kembali ke dalam pelukanku. Selamat datang lagi, sayang!" bisik Damar dengan matanya yang memancarkan cahaya licik dan berbahaya.
803 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai dan demi nafas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status