Harem milik Suamiku
"Nina, ketika impian untuk perawatan dan spa ada di depan mata, kenapa sekarang aku malah ragu?"
"ANDA CE-RE-WET. Tidak punya kesempatan ke salon, anda mengeluh tidak habis-habis. Sekarang ada kesempatan gratis, anda malah banyak cakap. Memang manusia tidak pernah puas," omel kesal Nina sambil menarik lengan sepupunya ke kamar mandi. "Cepat ganti baju, sebelum si ratu es itu datang lagi. Aku sebal melihat ekspresi yang terasa tidak tulus itu."
Langkah Marigold setengah diseret oleh Nina. Ruang spa terletak di dekat area kolam renang. Keraguan Marigold seketika menghilang, ketika masuk ke ruang spa yang mewah itu.