Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gairah Tersembunyi Bos Killer

Gairah Tersembunyi Bos Killer

Nathan mengingatkan Nina. “Oh iya, terima kasih ya Nathanny udah kasih aku Macbook,” ucap Nina. “Nggak diterima kalau cuma kata-kata,” ucap Nathan merajuk. Nina menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum, ia mendekatkan wajahnya lalu mencium pipi Nathan. “Sudah ya, diterima kan?” ucap Nina, Nathan menggeleng.
1068.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai dear nathan
Baca
+Pustaka
Menantu Kontrak Sang Ceo

Menantu Kontrak Sang Ceo

“Terima kasih, Kak. Aku makan nanti ya.” Mirna meletakkan nampan itu di meja dan duduk di sebelah Ara. Sejenak ia diam, menatap wajah adik iparnya yang tampak lebih dewasa dari usianya. “Kamu tahu,” katanya perlahan. “Tuan Nathan memang keras. Tapi dia bukan orang jahat. Dia hanya tidak tahu bagaimana cara mencintai lagi.” Ara menoleh cepat. “Kakak kenal dia sudah lama?”
678 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai dear nathan
Baca
+Pustaka
Bangkit dari Abu: Kembalinya Nathan

Bangkit dari Abu: Kembalinya Nathan

Nathan berkata dengan nada tenang, "Terserah kamu percaya atau nggak. Pokoknya dalam tiga hari, kamu pasti akan tersiksa dan penuh penderitaan, kemudian berakhir mati." Nayana terkejut. Dia pun berkata, "Tuan Edgar, Anda mungkin masih belum tahu. Tuan Nathan ini seorang dokter. Dia bilang ada yang salah dengan tubuh Anda, itu berarti benar." "Menurutku, sebaiknya kamu bicarakan baik-baik dengan Tuan Nathan. Lagi pula, kamu nggak akan rugi." Wajah Tuan Edgar tampak ragu dan bingung. Awalnya, dia menganggap kata-kata Nathan sebagai omong kosong.
9.5213.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai dear nathan
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti sang CEO

Istri Pengganti sang CEO

Chelsea yang kebingungan bertanya, "Ada apa ini?" "Bu Chelsea, aku mohon. Kalau kamu nggak menandatangani kontrak hari ini, aku dan perusahaanku pasti akan tamat," ucap Nathan. Beberapa hari yang lalu, Nathan masih tampak bangga, sekarang kondisinya sangat menyedihkan. Mungkin saja, nanti Nathan akan bersujud kepada Chelsea jika Chelsea masih tidak bersedia menerima perhiasan itu.
9.6378.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.0K kali sebagai dear nathan
Baca
+Pustaka
Naftalena (FRIENDS 1)

Naftalena (FRIENDS 1)

Ibunya pasti tidak seperti ini. *** "Selamat ulang tahun, Ilena." Nafta yang membawa sebuah kue dengan lilin angka dua belas melangkah mendekati Ilena yang duduk di kursi taman yang bernaung di pohon beringin besar taman belakang sekolah. Ilena menoleh bingung. "Ulang tahun aku besok, Na." Nafta tersenyum senang mendengar nama panggilan itu. "Lalu?"
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai dear nathan
Baca
+Pustaka
Bertaruh Hati Demi Anak Tiri

Bertaruh Hati Demi Anak Tiri

Pun Nathan mengatakan jika dirinya sudah mendaftar ke Universitas ternama di Amerika. Nathalie menangis tanpa suara. Ia langsung memeluk sang kakak. Sedari kecil ia tidak pernah jauh dari Nathan. Nathan membalas pelukan sang adik. Keluarga akhirnya menghargai keputusan Nathan. Mau bagaimana lagi? Karena Nathan sudah mendaftar. Nathan melerai pelukan. Ia menghampiri Shreya. "Ma, maafin Abang, ya? Bukan Abang tega atau gak peduli sama Mama. Tapi, memang gelombang pendaftaran di sana sebar lagi tutup."
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai dear nathan
Baca
+Pustaka
BUKAN SUAMI RAHASIA

BUKAN SUAMI RAHASIA

Apa kalian sempat bertemu? [Nathan ada di rumahku. Jadi sebaiknya, waktu kau menginap di rumah, biarkan aku saja yang menjemput] Perasaan marah menguasaiku saat ini. Nathan Lewis Harrison, sebenarnya apa maumu? Kenapa begitu tertarik mengurusi hidupku? Suara dengkuran halus Jay mengejutkanku. Kuperhatikan wajahnya dan mengingat mungkin masalah Nathan bisa coba kudiskusikan dengan Jay.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai dear nathan
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Tuan CEO

Hasrat Terlarang Tuan CEO

Natalie terlalu asyik membaca ulang surat-surat dari Dietrich hingga tidak sadar seseorang memasuki ruangan tempat ia berada saat ini—sebuah ruang penerimaan tamu yang memiliki pemandangan langsung ke Laut Mediterania. "Adikku." Itu adalah suara Nathan. Natalie buru-buru melenyapkan senyumannya, lalu menyembunyikan surat-surat Dietrich di bawah bantal kursi. "Oh, kau. Ada apa, Nathaniel?" Nathan menghela napas, lalu duduk di samping Natalie. Pandangannya telah menangkap surat-surat yang ditumpuk sekenanya oleh Natalie. "Ada sesuatu yang ingin kubicarakan tentang Dietrich."
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai dear nathan
Baca
+Pustaka
Kilau Cincin yang Memudar

Kilau Cincin yang Memudar

Nathan adalah kepala Departemen Bedah Jantung termuda di Kota Pelabuhan. Semua orang bilang, tangannya paling mantap, dan hatinya juga paling dingin. Namun aku tahu, bukan berarti dia tidak pernah luluh hati. Hanya saja, kelembutannya tak pernah diberikan untukku. Sehari setelah pertunangan kami, ayahku mendadak terkena stroke dan dilarikan ke ruang gawat darurat. Perawat memintaku mencari keluarga pasien karena persetujuan tindakan harus ditandatangani. Orang pertama yang kuhubungi adalah Nathan. Telepon berdering lama sekali sebelum akhirnya diangkat. Dari seberang terdengar tangis lirih seorang wanita. Itu mantan kekasihnya, Widya. Nathan merendahkan suaranya. "Dya sedang mengalami serang
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai dear nathan
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Dihargai

Istri yang Tak Dihargai

Sebuah pesan masuk dari Nathan: "Pagi, Ziv. Aku tahu kamu butuh ruang. Tapi kalau kamu butuh teman ngobrol... aku di sini." Ziva menatap pesan itu lama. Jemarinya sempat melayang di atas layar, ragu. Tapi akhirnya, satu balasan singkat diketik: "Terima kasih, Nat."
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai dear nathan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status