Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dara  Amara

Dara Amara

Meyliyani Jessika Maramisasrama daraoh daraayahmu
Rambut panjang hitamnya dibiarkan terurai begitu saja. Sembari berendam,diambilnya telepon genggam miliknya.kemudian,mulai membuka situs darkaweb yang menampilkan begitu banyak video Mengerikan dari seluruh belahan dunia. Mulai dari membunuh dengan sadis hingga memasak tulang-tulang kaki serta jari-jarinya menjadi sup hangat berisi wortel,kentang dan beberapa sayuran pelengkap lainnya. Pandangan matanya terus dipenuhi begitu banyak video gore.Darah bertebaran dimana-mana.
103.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai death march kara
Baca
+Pustaka
Dendam Mengubur Cinta

Dendam Mengubur Cinta

Deon mengerahkan seluruh tenaganya dan berjuang keras ingin kembali ke sisi peti jenazah Griselle, tetapi akhirnya dia tetap dipaksa keluar dari ruangan. Langit semakin mendung. Tetesan hujan yang dingin mulai turun, jatuh di wajah dan tubuh Deon tanpa ampun. Dia berdiri sendirian di depan rumah duka, membiarkan dirinya basah kuyup diterpa hujan yang mengguyur seluruh tubuhnya.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai death march kara
Baca
+Pustaka
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

Telinga mereka berdengung, dunia seolah berhenti sejenak. Saat debu mulai mengendap, mereka perlahan membuka mata. The Core telah hancur. Kabel-kabel hitam itu terbakar, runtuh bersama mesin utama. Dan Dr. Marek... tubuhnya separuh hancur, berdiri limbung sebelum akhirnya jatuh ke lantai, mati untuk selamanya. Kaela terbatuk keras, mencoba bangun. Elio merangkak mendekat, wajahnya penuh luka, tapi masih hidup.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai death march kara
Baca
+Pustaka
Amarta : Eternal Curse

Amarta : Eternal Curse

Tangan besar dan berbulu itu dengan lembut mengusap ujung kepala Sarah, lalu setelahnya Amarta dapat menangkap pergerakan halus pada jari-jari Sarah disusul suara erangan yang terdengar lemah. "Pekerjaan ku sudah selesai." Makhluk itu berbalik dan menatap Amarta. Dengan keraguan Amarta bertanya, "Siapa yang kamu bunuh?" Makhluk itu menyeringai, "Entahlah. Siapa yang kamu korbankan untuk menukar nyawa wanita ini?" Makhluk itu balik bertanya. Wajahnya yang licik tersenyum puas. Amarta tak dapat berkata-kata. Suara gelak tawa penuh kepuasan mengiringi kepergian makhluk hitam besar bertanduk itu.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai death march kara
Baca
+Pustaka
Di Kala Kematian Anak Kembarku

Di Kala Kematian Anak Kembarku

Kata-kata Marcel itu menusuk hatiku. Dalam benakku, tiba-tiba terbayang sosok Misya yang berlumuran darah setelah tertabrak mobil. Serta Masya yang terbaring di pelukanku sambil memuntahkan darah dan berkata dengan suara terisak, "Ma, sakit, aku sakit." Hatiku terasa seperti berdarah.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai death march kara
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Dengan sifat kejamnya itu, ia mendapat julukan sebagai tuan dewa kematian, semua bawahannya sangat tunduk padanya, karena jika tidak, maka nyawa mereka yang akan jadi bayarannya,memang di dunia para mafia, kehilangan nyawa adalah hal yang wajar, namun bagi orang biasa, itu adalah hal yang kejam dan menakutkan. Laura kini berdiri, ia berjalan menuju kamar mandi, disana ia mulai menyalakan kran air dan mencuci darah kering yang ada di telapak tangannya. "Akhhh." Laura meringis karena rasa perih yang menusuk. Meski begitu, ia menahannya dan tetap membersihkan lukanya sampai darah yang menempel tidak terlihat lagi. Setelah dirasa bersih, Laura mematikan kran lalu keluar dari kamar mandi.
456 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai death march kara
Baca
+Pustaka
Humming of Death

Humming of Death

Ucapannya bagaikan belati, menghujam dalam. Tanpa menunggu jawaban, Garrett berbalik, pergi bersama anak buahnya, meninggalkan ruangan penuh bau darah dan kematian. Piero berdiri kaku, tangan mengepal begitu kuat hingga sendi-sendi jarinya memutih. Dadanya bergetar oleh amarah. Dendamnya pada Garrett, kini membara lebih besar dari sebelumnya. Ia tahu tak bisa menunda lebih lama. Semua orang yang memuja Garrett sebagai pahlawan harus segera tahu, bahwa lelaki itu tak lebih dari iblis yang menghabisi nyawa orang lain tanpa ragu.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai death march kara
Baca
+Pustaka
Dark White

Dark White

“Aku gila.” Bella menatap lengannya yang terluka karena goresan kukunya. Tidak terlalu dalam tetapi cukup membuat bajunya penuh dengan darah. Bella menghela nafas dalam. Tangannya meraih ponsel dan menghidupkannya. Terdapat beberapa panggilan tidak terjawab dari Karina. Bersamaan dengan itu wanita itu kembali meneleponnya. Bella menggeser tombol hijau di layarnya.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai death march kara
Baca
+Pustaka
KARMA

KARMA

POV LINGGA Hancur! semuanya sudah hancur. Apa yang sudah aku perjuangkan semua sia-sia belaka. Semua hancur karena wanita ular itu. Karir, keluarga," hancur semuanya. "Gimana? Mana Dila dan Gara?" tanya Mama. Ia terus melamun. Papa juga sama. Papa dan Mama tidak pernah berbicara lagi setelah lepas pemakaman Kakek. Hancur keluarga kami. Kini hanya ada air mata.
9.7204.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai death march kara
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Widya Vitaloka
Thor cerita ny jangan dbelit belitkan pake ada art baru lagi, mau cerita nya yg indah indah saja ya Thor biar cepat tamat nya. udah 1 tahun lebih Lo novel ni gak kelar. dari saya lahiran mpe umur anak saya 1 tahun. jangan tambah di lamain ya Thor, di habisin cepet aj cerita ny, indah hidup bahagiaaa
Yen Lamour
Ceritanya bagus, setiap perbuatan pasti akan ada balasannya, semangat terus ya kak thor ^^ izin numpang promo ya, ada yg suka mafia romance? Yuk mampir juga ke tempatku. Siapa tahu ada yg suka. Terima kasih ya kak thor & kakak semuanya ^_^
Baca Semua Ulasan
Aftermath

Aftermath

tanya Yanan dengan nada khawatir yang sangat kentara. "Yan, apakah aku ini seorang yang hipokrit?" "Apa maksudmu?" Ia bertanya lagi, masih tak mengerti arah pembicaraan Jihan. "Adikku meninggal. Dan aku masih bisa menikmati dua porsi ketoprak ditemani alunan lagu yang kusukai dari musisi jalanan. Aku bersuka ria seolah tidak terjadi apa-apa."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai death march kara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status