Gairah Terlarang Di Bus Wisata
Tepat saat itu, sosok tubuh tinggi besar menerobos masuk dari pintu bus.
“Maaf, aku terlambat.”
Itu Chandra.
Dia adalah ayah dari David, murid paling nakal di kelasku, sekaligus donatur terbesar sekolah ini.
Aku hanya pernah melihatnya sekali saat pertemuan orang tua murid, tapi kesannya begitu mendalam.
Dia tak seperti pebisnis biasanya yang berperut buncit. Sebaliknya, posturnya tegap, memakai setelan jas kasual yang potongannya pas dengan wajah dewasa dan tampan yang memancarkan kesan dingin.