Kembang Desa
Dicobanya lagi dengan sedikit keras yang membuat Lasmini memekik pelan, "auw sakit, Mas."
"Tenang sayang pertama memang sakit, tapi saat aku berhasil masuk akan hilang sakit nya diganti dengan rasa nikmat yang belum pernah kamu rasakan." Dikecupnya bibir gadis itu agar merasa nyaman, dan dibawah sana Ario mulai lagi dengan serangan nya yang kini berhasil menerobos dinding pertahanan Lasmini.
Senyum merekah terbit dibibir Ario saat ini, karena dia menjadi yang pertama dalam hidup Lasmini, sang ‘Kembang Desa’.