Dara Ameera
Geram Danu.
Dara kembali tertawa, "Iya iya, aku tidak lupa. Jika seluruh kota ini adalah milikmu Tuan Danu Alfarez yang terhormat. Terima kasih atas pertolonganmu." Dara membuka jas Danu, dan meletakkannya di atas meja, yang berada di samping pria itu. "Tapi, aku membawa jaket, di ruang ganti. Jadi, aku tidak membutuhkannya," sambungnya.
Danu yang merasa terhina, langsung menarik tangan Dara, wajahnya menatap Dara dengan penuh amarah. "Kalau begitu, katakan berapa harga yang harus ku bayar untuk menikmati tubuhmu?"
Hot Chapters