KEPALANG BASAH, SEKALIAN NYEBUR AJA!
sahut gadis berambut kepang tak mau kalah, memamerkan belahan dadanya yang montok ke arah sang pemuda.
"Tenang saja, Saudari-saudariku," sela Elara sambil tersenyum bangga merangkul lengan kekar Yohan. "Pusaka Dewa kita ini sekuat baja abadi. Jangankan tiga batalyon, seluruh wanita di permukiman ini pun sanggup dibuatnya mendesah kejang-kejang sampai besok pagi!"
Melihat puluhan wanita cantik itu justru berlomba-lomba menjadikan urusan ranjang sebagai piala perang, Jin yang bersandar di tiang gubuk langsung terbahak-bahak.