Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!
Jangan korbankan Dila karena kebodohanmu, jangan libatkan Dila karena ketololanmu.
Pak Bejo menghapus air mata yang mengalir dari sudut matanya. Menggenggam tangan Istrinya untuk mendapatkan kekuatan.
"Bapak tidak pernah menyangka, kalau anak yang Bapak besarkan selama ini punya pikiran yang teramat sangat singkat, punya pikiran yang sangat sangat bodoh. Percuma saja Bapak menyekolahkanmu sampai tamat SMA. kalau hanya karena perkataan perempuan culas itu saja, kamu sudah menyerah!"