Diantar Ke Rumahku
Begitu terganggukah dia dengan Idris yang selama ini selalu pergi dan pulang ke gereja bersamanya?
Dibukanya pintu kamar, berjalan dengan lesu menuju teras, dan menatap langit terbuka. Di sini, dia masih bisa melihat banyak bintang, yang bersinar gemerlap di tengah langit malam yang gelap. Dia merasa, hatinya seperti langit itu sekarang. Hanya kerlip bintang itu saja yang memberinya harapan, bahwa tak ada gelap yang benar-benar pekat. Selalu ada cahaya, walau cuma setitik. Dan untuk Idris, setitik cahaya itu sudah cukup untuk saat ini, untuk membantunya melihat, bahwa tanpa cinta dari Sondang, meski sekarang terasa berat, namun tak akan begitu untuk selamanya.
Bab Populer