Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Arrogant Lawyer

My Arrogant Lawyer

Tidak ada tanda-tanda Sinar di sana. Shoot! Kembali dengan emosi yang bergejolak. Pras bertanya kepada salah seorang pramuniaga yang ada di sana. “Apa … ada pintu lagi di belakang ruko ini?” tanya Pras dengan mengarahkan telunjuknya ke belakang punggungnya. Sang pramuniaga tersebut ternganga takjub sejenak, menatap Pras. “Mbak!” “Eh, iya, ada, Mas. Pintu ke belakang.”
9.9601.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 22.9K Beses bilang dibelakang
Ipakita ang mga Review (174)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Sherin Putri
aku ko bingung sama cerita my arrogant lawyer dan cerita si cahaya itu.. nama tokohnya sama tp ko beda situasi ya ka..AQ ketinggalan jauh nih cerita KK. kan setau AQ sinar n Pras nikah sinar cuma nikah sama bintang aja dan ga ada dr bintang tp di cerita cahaya sinar nikah 3x
Basahin ang Lahat ng Review
BEHIND

BEHIND

"Tenang, Grace, apa kau pikir ayahmu ini tak pernah memikirkan kondisi anaknya? Kita berada di Dasoguz, dekat dengan pemberhentian truk besar dengan ratusan motel, bar, dan kasino tersebar." Aku mendengkus, lantas menatap ke arah luar jendela yang diberi teralis besi. "Apa hubungannya?" Hard terlihat menarik napas dalam lantas mengembuskannya pelan. "Di sini banyak bunga yang menjajakan nektarnya pada para kumbang yang singgah. Itulah mengapa, kau bisa segera sadar."
107.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 212 Beses bilang dibelakang
Read
+Library
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

Beberapa lukisan terpajang di dinding sekitar ruang makan. Kanaya duduk di kursi yang ditunjuk oleh Rahma. Tidak ada siapa-siapa di sana. Kanaya menatap meja makan yang sudah terisi banyak makanan. Ada nasi goreng, aneka buah, roti, telur, dan kue-kue. Ia melihat ke depannya. Di depannya ada jendela besar yang dihiasi tirai ungu yang menjuntai ke bawah. Di luar tampak sebuah taman, dan di sebelah taman terdapat sebuah kolam renang yang tak terlalu besar. “Sudah lama?” suara Devano menyadarkan Kanaya.
10309 viewsOngoingIdinagdag sa Library 9 Beses bilang dibelakang
Read
+Library
Rahasia Di Barisan Belakang kelas

Rahasia Di Barisan Belakang kelas

Kesenangan yang tak tertuliskan ini membuatku merasa malu, sekaligus terangsang. Ketika benda pinkku bergerak dengan cepat, tenggorokanku juga mengeluarkan suara. Aku tak berani bersuara terlalu keras, tapi aku juga tidak ingin menahannya hingga tak ada suara sama sekali. "Ada orang di barisan belakang?" Saat aku hampir mencapai klimaks, ada suara laki-laki berbicara dari luar.
3.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 121 Beses bilang dibelakang
Read
+Library
Di Balik Wajah Sang Miliuner

Di Balik Wajah Sang Miliuner

Pelanggan terakhir baru saja pergi dan Valeria sedang menyusun ulang koleksi aksesoris ketika terdengar suara dari ruang belakang. Valeria berhenti. Ruang belakang seharusnya kosong dan pintu samping selalu terkunci dari dalam. Perasaan dingin merayap ke tulang belakangnya. "Apa itu angin?" bisiknya, meskipun pintu kaca depan tertutup rapat.
1.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 39 Beses bilang dibelakang
Read
+Library
Di Balik Bayang-Bayang Keluarga

Di Balik Bayang-Bayang Keluarga

Itu adalah pertama kalinya dia melihat niat membunuh di mata Devan. Devan pun melangkahi Selena, seolah berjalan di udara. Dia berjalan keluar pintu dan masuk ke mobil anti peluru berwarna hitam. "Bos, kita punya petunjuk." Asistennya di depan memberinya foto satelit. "Sinyalnya berasal dari sebuah pulau pribadi di laut lepas, koordinat 32 derajat lintang Utara, bernama Santuri."
5.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 147 Beses bilang dibelakang
Read
+Library
Bayang Di Balik Cermin

Bayang Di Balik Cermin

Mereka membawanya ke ruang belakang gedung, di mana jenazah Dimas ditemukan. Begitu memasuki ruangan, Lana disambut oleh suasana yang mencekam. Bau samar obat kimia dan karpet tua memenuhi udara. Di sudut ruangan yang suram, berdiri sebuah cermin besar dengan bingkai kayu yang tampaknya sudah berusia ratusan tahun. Cermin itu tidak hanya menarik perhatian karena ukurannya yang besar, tetapi juga karena kondisi bingkai kayunya yang tergores, seolah mencatatkan sesuatu yang tidak dapat dilupakan.
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang dibelakang
Read
+Library
Bayangan Dibalik Cermin

Bayangan Dibalik Cermin

“Ayo, sebelum sesuatu yang lebih buruk datang.” Dengan berat hati, mereka melanjutkan langkah mereka. Suara pintu yang berderit terdengar dari belakang, membuat mereka semakin waspada. “Ada yang mengikuti kita?” Budi berbisik, menoleh ke belakang. “Jangan lihat ke belakang,” Rani memperingatkan, meski dia sendiri tidak bisa menahan diri untuk melihat. “Fokus saja pada jalan ke depan.”
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 34 Beses bilang dibelakang
Read
+Library
Pulang

Pulang

Kendaraan itu sudah berjalan masuk menuju gubuk tua, di sana penerangan tidak terlalu terang tidak juga banyak orang disana, karena ini sudah hampir mengarah ke hutan. Tapi ini sedikit berbeda, dari kejauhan Yotta bisa melihat beberapa penduduk tampak berada di rumahnya. "Angga, tolong lebih cepat," ucap Gadis itu, menepuk pundak pria muda itu beberapa kali. #Bersambung _
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 132 Beses bilang dibelakang
Read
+Library
Dalang Dibalik Kematian Kakakku

Dalang Dibalik Kematian Kakakku

sela Wawan. "Diam. Coba kita analisa, kalau belok kiri, di sana ada lampu dengan cahaya sedikit, semak terlihat di bawah. Lagi pula ada sarang laba-laba di sekitar bola lampu. Sementara di arah kanan, tidak ada lampu sama sekali. Jadi, kalian tahu kan ke mana kita akan belok?" "Kanan," jawab Wawan membenarkan.
2.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang dibelakang
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status