Bara di Balik Mahar
Beberapa lukisan terpajang di dinding sekitar ruang makan.
Kanaya duduk di kursi yang ditunjuk oleh Rahma. Tidak ada siapa-siapa di sana. Kanaya menatap meja makan yang sudah terisi banyak makanan. Ada nasi goreng, aneka buah, roti, telur, dan kue-kue. Ia melihat ke depannya. Di depannya ada jendela besar yang dihiasi tirai ungu yang menjuntai ke bawah. Di luar tampak sebuah taman, dan di sebelah taman terdapat sebuah kolam renang yang tak terlalu besar.
“Sudah lama?” suara Devano menyadarkan Kanaya.