Hamil di Malam Pertama
Kuharap dia percaya dengan pengakuan ini, dan tak terus mempertanyakan hal yang tak pernah kulakukan dengan siapa pun.
“Pa, sudahlah, jangan marah-marah lagi! Nanti sakit darah tinggi Papa kumat lagi!” Mama berpindah duduk ke samping Papa dengan sambil mengusap pundaknya.
“Aku tak habis pikir dengan anakmu itu, Ma, bagaimana mungkin dia bisa hamil tapi mengaku tak pernah berhubungan dengan pria mana pun?” Papa mengusap dadanya.
“Besok kita pastikan ke dokter kandungan lagi keadaan Vaulin yang sebenarnya, bisa saja Dokter Mayang salah diagnosa,” ujar Mama yang membuatku sedikit lega.