Remember Me, BE!
Echa mendelik tajam "Iya, iya, yang udah punya calon, yang benar lagi mau nikah. Ngomongnya nggak usah pedas banget kayak gitu, bisa?"
Diva tertawa melihat tingkah kedua sahabatnya. Apakah duku mereka juga sering seperti ini? Jika memang benar, betapa menyenangkan masa remajanya. Keinginannya untuk mengingat semakin kuat. Diva berjanji akan berusaha lebih keras lagi untuk mengingat semau teman-temannya, dan yang paling penting adalah mengingat Juna. Diva menoleh ke arah pria itu, Juna terlihat sangat serius di sana. Wajahnya kaku, terkadang mengeras. Namun, dilihat dari sisi mana pun, dia tetap tampan. Bukankah dia sangat beruntung dicintai seorang pria seperti Juna? Menurut nira dan Echa, J
Hot Chapters