Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Skandal Sang Sopir

Skandal Sang Sopir

"Masih betah menikmati langit." Diandra mendongak, ia melihat tidak ada apa-apa di atas sana. Baik itu bintang kecil atau bahkan rembulan yang bersinar terang. Hanya ada awan gelap di atas sana yang menandakan sepertinya akan turun hujan malam ini. "Padahal enggak ada bulan atau pun bintang di atas sana. Apa yang menarik? Cuma liat mendung doang yang disertai kilatan petir saja."
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai diksi langit malam
Baca
+Pustaka
KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

KUBURAN YANG TIDAK DIRINDUKAN

Khairul hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua temannya itu. Senja kian menghitam ditelan kegelapan. Semburat jingga di langit sudah berubah warna. Angin berembus cukup kencang, seperti berusaha menghalau gerombolan awan hitam yang tadi berkumpul menutupi rembulan. “Tadi seperti mau hujan, Fik. Tapi kayaknya tidak jadi. Apa rencana kita malam ini?”
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai diksi langit malam
Baca
+Pustaka
Two Side

Two Side

21 Maret 2018 Indahnya gemintang di langit malam dihiasi rembulan, sedikit menghilangkan rasa takut akan kegelapan. Lirih dersik membasuh ilalang, membawa kembali keindahan dan kedamaian malam. Sepasang kekasih tengah bernyanyi dengan riang di antara malam.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai diksi langit malam
Baca
+Pustaka
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

"Wes-wes jangan di lanjut. Merindingku belum hilang!" Didi pun bangkit dari duduknya. Berjalan beberapa langkah lalu menyandarkan kepalanya pada tiang rumah yang sangat kokoh. Suasana malam itu sangat sepi. Padahal waktu masih menunjukkan pukul tujuh malam. Namun jalan di depan rumah megah itu sangat sepi. Tak ada orang yang lewat. Langit pun terlihat begitu gelap. Tanpa bulan dan bintang menghiasi. Hanya awan mendung yang bergerak tertiup angin.
1025.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 562 kali sebagai diksi langit malam
Baca
+Pustaka
Iblis Suci Pemilik Pedang Surga

Iblis Suci Pemilik Pedang Surga

Wen Lai menggeleng—“Tidak, aku tidak tahu bahwa matahari yang akan tenggelam memunculkan warna jingga seindah ini, di langit Diyu hanya ada biru terang, abu-abu mendung, dan hitam gelap.” “Benarkah?”—Li Jun heran, lebih ke tidak percaya—“Apa itu berarti tidak ada orang yang sengaja duduk di tepi pantai menunggu matahari terbenam?” Wen Lai kembali menggeleng—“Tidak ada, orang-orang Diyu lebih sering duduk atau berbaring di bawah langit malam menikmati bintang-bintang dan aurora.” “Wah, itu juga terdengar bagus!” sahut Li Jun.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai diksi langit malam
Baca
+Pustaka
DiaLangit

DiaLangit

"Lain kali ngajak temen kalo mau keluar malem lagi." Langit merasa kikuk dan mati kutu sendiri jika harus berhadapan dengan Eriska. Gadis itu hanya merespons ucapannya dengan anggukan kepala saja. Apakah mengucap satu kata saja bisa membuat orang pingsan atau harus mengeluarkan biaya? Enggak, 'kan, pikirnya. Di satu sisi, dia merasa seperti orang bodoh yang berbicara sendiri, dan disisi lain, dia juga merasa gemas.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai diksi langit malam
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam dengan Berondong

Cinta Satu Malam dengan Berondong

PadmaHardjaja: The best night in my life. Badai tersenyum saat membaca sederet kata yang ditulis Padma sebagai caption foto langit malam, yang ia unggah di akun I*******m-nya. Foto itu hanya merupakan langit malam yang gelap. Kalau orang lain hanya melihatnya secara sekilas, foto itu seakan tak ada artinya. Mungkin hanya sebuah foto yang diunggah untuk melengkapi feeds akun perempuan itu, pikir mereka.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai diksi langit malam
Baca
+Pustaka
Istri Kecil Kesayangan CEO Tampan

Istri Kecil Kesayangan CEO Tampan

"Ummm...." Benar saja tentang apa yang di katakan Anita. Malam ini langit menunjukan kebesarannya, awan hitam tebal tampak menghalangi bintang-bintang menunjukan sinarnya. Dinda menatap dari balik jendela kamarnya. Kilat dan suara petir yang saling beradu di angkasa.. "Hujan kah malam ini?" gumam Dinda, cemas. Sialnya, para pelayan Dinda sudah kembali ke kamar mereka. Meninggalkannya yang masih terjaga karena rasa cemasnya.
22.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai diksi langit malam
Baca
+Pustaka
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Bab 16Duel di Malam Tanpa Bulan Angin berhembus dingin di lembah, membawa suara gemerisik daun yang bergoyang tertiup malam. Langit gelap tanpa bulan, seolah alam ikut berkonspirasi dalam pertempuran yang akan terjadi.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai diksi langit malam
Baca
+Pustaka
Dada Malam, Nafas Pagi

Dada Malam, Nafas Pagi

Ia menatap langit-langit, kepalanya berat oleh sisa adegan semalam: desisan ancaman, bau besi, dan darah samar di bahu pria itu. Kania turun dari ranjang, merasakan lengannya merinding. Ia melangkah ke jendela, menatap pagi yang cerah. Apakah pria itu baik-baik saja? Setelah ia kembali ke unitnya, ia tidak lagi mendengar suara apapun. Ia seharusnya merasa lega, tapi yang ia rasakan hanyalah kekosongan, diikuti rasa ingin tahu yang tak tertahankan.
10951 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai diksi langit malam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status