Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mayat di Atas Ranjang

Mayat di Atas Ranjang

Hendi mengajukan pertanyaan yang menurutnya bodoh. “Tidakkah kau lihat kalau angin pun memusuhiku di sini?” Anggita berkata, “Suruh anginnya pergi. Dia akan menurut kalau kamu yang bicara.” Tidak sekali pun Anggita berkedip atau mengalihkan pandangannya dari angin yang menggelung-gelung debu-debu pasir.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai dinginnya angin
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

hardik Dinada yang tampak cukup tegang menghadapi gangguan tersebut. Tiba-tiba datang angin dari hembusan pelan makin lama semakin kencang. Angin membawa serbuk putih yang bertaburan ke mana-mana. Serbuk putih itu menerpa dedaunan, batang, ranting, dan tentunya juga menghamburi tubuh mereka. Namun sebelumnya Dinada sudah berseru lebih dulu, "Debu Neraka...!!"
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 977 kali sebagai dinginnya angin
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Jawa Timur. Angin sore datang, dengan kenangan yang akan siap-siap hilang, bersama masa. Di sini, angin tidak terlalu mendinginkan. Kalian tidak akan kedinginan, kalian akan merasakan bahwa angin di sini tidak mempunyai jiwa penyegar. Kalian akan kesulitan mendapatkan penghidupan. Sekarang, apa yang kita cari dari angin? Bukankah yang kita cari adalah kesegaran? Lalu, jika dia tidak membawa kesegaran, apa lagi yang kita tunggu darinya? Wujud saja dia tidak punya, apa lagi yang harus kita harapkan? Sudahlah, lupakan saja orang yang seperti angin itu, jangan terlalu mengharap kepada dia, sambil mendoakan kebaikan kepadanya.
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai dinginnya angin
Baca
+Pustaka
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

“Kalau itu bisa membuatmu merasa lebih tenang, aku akan tetap memakainya.” Nathaniel dan Isabella menikmati waktu berdua di pantai. Angin sepoi-sepoi berhembus lembut, membawa aroma asin dari laut. Suara ombak yang bergulung-gulung memberikan irama menenangkan, mengiringi langkah mereka di sepanjang garis pantai.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai dinginnya angin
Baca
+Pustaka
Istriku Tua

Istriku Tua

Aku berkilah. "Sama, Dinny juga gitu." Dia mengerlingku. Seketika itu pula, hembusan angin bertiup kencang membuat sampah dedaunan melayang. "Awww," ujar Dinny sambil menutup matanya. "Kenapa, Din?" "Mataku kelilipan, Bang." "Sini Abang tiupkan!" aku meraih tangannya yang menutupi mata. Kutiup perlahan kedua matanya, "Gimana, Din?"
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai dinginnya angin
Baca
+Pustaka
Obsesi Sang Pangeran

Obsesi Sang Pangeran

Memperlihatkan wajah rupawan yang sayangnya memiliki ekspresi bengis bak iblis dengan ditunjang oleh iris crimson yang seperti menyala itu. Angin yang asalnya bukan dari luar tiba-tiba seperti berputar di sekeliling tubuhnya, dan menjadi semakin kuat tiap detiknya. Barang-barang yang ada di sekitarnya beterbangan karena angin kencang yang timbul itu.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai dinginnya angin
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 49 LAST EPISODE C Oleh: Kenong Auliya Zhafira Angin sepoi-sepoi memberi sejuk hati di sepanjang perjalanan. Bentuk angin yang tidak terlihat, tetapi bisa dirasakan membuatnya memahami bahwa tentang ketulusan hati itu sama seperti angin, tidak terlihat tapi bisa terasa.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai dinginnya angin
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Kedua telapak tangan Bintang yang menyatu didepan dada, langsung didorong kedepan, dan ; “Badai Pusaran Angin, heaa !!!” Wusshhhh !! Dari kedua telapak tangan Bintang keluar hembusan angin dahsyat yang juga membentuk pusaran angin puting beliung yang melesat cepat kearah pusaran angin panas. Dhuarr !! Dhuarr !! Dhuarr !! Dhuarr !!
9.5243.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai dinginnya angin
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Baca Semua Ulasan
Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Pewaris Kekuatan Alam Semesta

Energi Fenrir di dalam tubuhnya bergetar, tidak sepenuhnya nyaman. Fenrir muncul sebagai bayangan biru tipis di sampingnya. “Angin adalah elemen cepat. Jangan menahan tekanan angin dengan kekuatan. Ikuti iramanya.” Itachi mengangguk pelan. “Aku mengerti.” Setelah hampir sepuluh menit berjalan, Ao Lie berhenti di depan celah besar yang terbuka di antara awan. Dari celah itu, angin putih menyembur bagaikan pusaran yang berdenyut.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai dinginnya angin
Baca
+Pustaka
Beda Usia, Beda Usaha

Beda Usia, Beda Usaha

+ Fix, ini gue kualat beneran deh kayaknya... Gara-gara tadi bohong dan bilang cari angin, sekarang gue jadi kena angin beneran kan... Ya… biarpun cuma kiasan, tetep aja kan gue bohong tadi… Buset, lumayan juga dinginnya ya… Mana baju gue lumayan kebuka dan serba minim begini pula...
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai dinginnya angin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status