Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

Jenis tawa yang menunjukkan bahwa ia sedang mempertimbangkan kata-kata Angin, namun tetap memiliki prinsip. "Godaan Om Angin berbahaya ya," ujar Erina sambil menggelengkan kepala. Angin tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban Erina. "Khai itu pria yang logis. Kalau pintu yang dia ketuk tidak kunjung dibuka, dia benar-benar akan pindah ke rumah lain. Dan saat itu terjadi, jangan sampai kamu menyesal karena tidak mencoba."
829 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as dinginnya angin
Read
+Library
Kubuat Kau Mencintaiku!

Kubuat Kau Mencintaiku!

Menentramkan hati, menjernihkan pikiran. "Lo tahu?" Rain berkata lamat-lamat. Matanya perlahan memejam. "Kadang angin itu menyenangkan kayak sekarang, kadang juga bikin malapetaka kayak puting beliung. Gak nentu. Dia kayak seenaknya. Tapi satu hal pesan dari angin yang selalu bikin orang nyaman ... tergantung lo nikmatin angin itu sama siapa." Rain membuka matanya sedikit, melirik Dera. "Karena kenyamanan bukan dari luar, tapi dari sini." Rain menunjuk dadanya sendiri.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as dinginnya angin
Read
+Library
Alam Keabadian : Penerus Para Dewa

Alam Keabadian : Penerus Para Dewa

Angin ribut yang ada di dalam bola raksasa itu kemudian bergerak keluar dan menyerang orang-orang disekitarnya. Kemanapun angin itu bergerak, dia akan memenggal kepala orang lain atau bahkan memotongnya menjadi beberapa bagian. Aliran angin yang kacau ini seperti pedang yang melesat cepat dan memotong apapun yang dilewatinya. Dalam sekejap, mereka dibantai oleh aliran angin pedang itu!
9.581.0K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as dinginnya angin
Read
+Library
Petaka Di Lorong Kampus

Petaka Di Lorong Kampus

“Sial, kenapa hawa disini jadi dingin begini ya? Bikin merinding aja” Pria itu berjalan cepat menuju ruang UKM, hanya tinggal beberapa langkah lagi dia mencapai tujuanya, tiba-tiba pria tersebut di kejutkan dengan hembusan angin kencang dan dingin hingga membuat tubuhnya sempoyongan. “Angin apa itu? apa ada puting beliung malam-malam begini?”
103.2K viewsOngoingAdded to Library 119 Times as dinginnya angin
Read
+Library
Perjalanan Pendekar Tangan Satu

Perjalanan Pendekar Tangan Satu

“Kita lanjutkan Jurus Pedang Angin Ribut!” Pedang Angin Ribut merupakan jurus pedang dengan gerakan cepat menerjang ke arah lawan dengan posisi tangan memegang pedang dan memutar pedang terus menerus bagaikan pusaran angin yang menimbulkan suara bergemuruh.
1028.7K viewsCompletedAdded to Library 975 Times as dinginnya angin
Read
+Library
LEAK

LEAK

Asap semakin putih lalu melayang pergi bersama dengan embusan angin yang cukup kencang. “Masyaallah!” seru Ningsih yang sempat terkena embusan angin sesaat sebelum menghilang. “Apa tadi, ya?” tanya Bang Deni sembari mengamati sekeliling yang dibalas oleh Ningsih dengan gelengkan. Keadaan kembali tenang, tak ada lagi semilir angin, begitu pun dengan aroma-aroma yang barusan tercium. Ningsih yang sempat bergidik buku kuduknya, tak bisa berucap sepatah pun.
9.916.8K viewsCompletedAdded to Library 673 Times as dinginnya angin
Read
+Library
PULANG KAMPUNG

PULANG KAMPUNG

Nanti kalau masuk angin nggak ada yang kerokin loh| Kubaca pesan terakhir dari Ningrum. Ada emoticon smile yang dia bubuhkan di akhir kalimatnya. Aku pun tersenyum tipis membaca pesan yang dikirimkannya. Obat cukup manjur untukku tiap masuk angin adalah ketokan dan minum tolak angin. Setelah itu tiduran dan keringat dingin mulai mucul. Bangun tidur mulai enakan.
10101.0K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as dinginnya angin
Read
+Library
Cinta Sebening Embun Pagi, Kini Sirna Ditiup Angin

Cinta Sebening Embun Pagi, Kini Sirna Ditiup Angin

Tiga tahun setelah menikah kembali dengan Dimas Aryatama, Sania Prameswari secara tidak sengaja bertemu dengan Dimas dan wanita simpanan barunya di Klub Cakrawala Malam. Di bawah cahaya lampu kristal, Dimas sedang bersandar santai di sofa kulit, ujung jari kirinya menjepit sebatang cerutu, sementara tangan kanannya dengan santai merangkul seorang wanita yang mengenakan gaun tradisional. Hadiah-hadiah mahal menumpuk seperti gunung di hadapan wanita itu. Hadiah-hadiah itu sudah pernah dilihat Sania beberapa hari sebelumnya. Dimas secara khusus terbang ke Valencia dan membelinya di sebuah rumah lelang. Beberapa hari lagi adalah hari ulang tahun pernikahan mereka, jadi Sania sempat mengira kalau
950 viewsCompletedAdded to Library 19 Times as dinginnya angin
Read
+Library
Ksatria Pengembara Season 1

Ksatria Pengembara Season 1

Dewa Iblis kembali terlihat mengambi udara dengan membusungkan dadanya, mengempiskan perutnya, dan ; “Ggrraauuummm!” tiba-tiba saja Dewa Iblis mengaum dengan dahsyatnya, dari auman yang mirip suara King si Singa Perkasa itu melesat gelombang badai angin dahsyat yang langsung menyapu padam badai pusaran api yang mengarah kearahnya, tapi bukan Cuma sampai disitu, gelombang badai angin itu terus menerjang kedepan, diiringi terpaan bebatuan dan pepohonan dan apapun yang dilewatinya ikut terbang menyatu dalam badai angin yang mengarah ke arah Bintang.
9.9399.5K viewsCompletedAdded to Library 12.0K Times as dinginnya angin
Show Reviews (69)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡🫡
Read All Reviews
Istri Kecil Om Dingin

Istri Kecil Om Dingin

ucap Chrisa menyerahkan botol minyak angin kepada Axel. Axel menatap botol tersebut sebentar, setelahnya dia mengambil botol itu dan mengoleskan minyak angin itu di leher serta di hidung Emily. Setelah sudah, Axel menaruh botol itu di atas nakas dan menggenggam tangan Emily, mengusap-usap tangan itu dengan lembut. "Emily bangun, Emily! Kamu tidak boleh pergi! Ayo bangun!" Axel semakin khawatir karena tidak ada respon dari Emily. Padahal tadi dia sudah mengoleskan minyak angin pada Emily. Namun, Emily masih memejamkan matanya.
9.9123.7K viewsCompletedAdded to Library 3.7K Times as dinginnya angin
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status