KESEPIAN ABADI
Salsha menggeleng, airmatanya masih terus mengalir, hatiku terasa teriris melihat wajah Salsha yang seperti ini, benar-benar berbeda dari Salsha yang dulu kukenal.
"Loe adalah orang yang paling gue benci setelah Toni", Jawab Salsha sesak.
"Loe, yang membuat gue cinta mati sama cowok brengsek itu", Lanjutnya.
Mendengar ucapan benci yang keluar dari mulutnya, tubuhku tiba-tiba saja lemas, aku bahkan tidak bisa lagi mengejarnya yang pergi menjauh ke koridor sunyi itu, dan menghilang di dalam bilik kamar mandi yang menjadi mitos anak-anak di sekolah ini.
Hot Chapters