Sang Penakluk Dewa
bentak Wiguna dengan mata berkilat menahan amarah.
“Hihihi, indentitas itu kan hanya ciri identik yang membedakan satu golongan dengan golongan lain. Bukankan di padepokan ini tidak ada golongan lain. Kita semua kan satu golongan, perguruan yang sama yaitu pedepokan Campaka Raga. Lalu untuk membedakan dengan siapa? Dan simbol yang paman maksud artinya lambang, berfungsi untuk menunjukan diri siapa kita kepada orang luar, sementara kita berada di dalam. Lantas mengapa harus diwajibkan menjunjung tinggi simbol?” jelas Lintang panjang lebar membuat Wiguna seketika terperangah tidak mampu berkata-kata.