Sentuh Aku Lagi, Sayang!
“Nih, aku bawa sample terbaru. Gimana menurut kakak parfum racikan aku?”
Dara menerima botol itu, menyemprotkannya secukupnya di pergelangan tangan. Dia mengendusnya dengan mata terpejam, mencoba menangkap setiap lapisan aromanya. “Terlalu manis aromanya. Coba lebih tebel lagi, Nin. Kasih lebih banyak base note kayu cedar atau vetiver, biar nggak flat.”
Umpan balik dari Dara langsung dan teknis, menunjukkan keahliannya yang lama terpendam.