ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU
Kucium kedua tangannya lembut, ku berani kan diri untuk membisikkan sesuatu di telinga Cahaya, aku berharap dia masih bisa mendengarku dan mau mengerti.
“Assalamualaikum Cahaya Sayang, anak Bunda. Ini Bunda, Nak. Cahaya harus jadi anak kuat, Cahaya kan anak pintar. Sembuh, ya, Sayang, Cahaya harus tetap hidup buat jadi semangat Bunda menjalani hari demi hari. Bunda sayang banget sama Cahaya. Bunda janji kalau Cahaya sembuh, Bunda akan mengurangi waktu Bunda untuk bekerja, Bunda bakalan menemani Cahaya bermain terus sampai Cahaya puas. Cahaya denger Bunda ya, Nak. Ayo semangat buat sembuh, Sayang. Bunda yakin Cahaya bisa dengar Bunda. Bunda mohon, Cahaya sayang juga kan sama Bunda? Kita berju
Bab Populer