Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gara-gara Selembar 50 Ribu

Gara-gara Selembar 50 Ribu

Doni melongo. *******************
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai don t go
Baca
+Pustaka
Let You Go

Let You Go

Ya, everything will be okay. .
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai don t go
Baca
+Pustaka
Jangan Pergi, Istriku

Jangan Pergi, Istriku

Dia menjadi bingung antara sedih, marah dan kecewa. "Ella, bisakah kita bertemu? Ada sesuatu yang ingin aku katakan, sangat penting." suara Dion terdengar dari seberang. "Katakan saja, ada apa?! Aku tidak ada waktu!," jawab Ella dengan ketus. Terdengar suara helaan napas berat di seberang sana. "Aku ingin menunjukkan sesuatu, tolong datanglah ke Healthy Hospital, aku menunggumu sekarang!." kata Dion bernada perintah, tanpa memperdulikan penolakan Ella. Dion langsung mematikan ponselnya.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai don t go
Baca
+Pustaka
JANGAN PERGI BUNDA

JANGAN PERGI BUNDA

kemudian Pardi menyuruh Radit masuk. “Wis ya Di, aku arep kerja maning, gaweanku durung rampung( Sudah ya di, saya mau melanjutkan kerjaan yang belum selesai),” pamit laki laki yang bernama Darno kemudian menghilang di balik tembok tinggi bangunan villa. Setelah kepergian kang Darno, Pardi duduk berhadapan dengan Radit,tatapannya tajam penuh selidik.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai don t go
Baca
+Pustaka
Don't Touch Me, Prince!

Don't Touch Me, Prince!

"Lo nggak boleh jauh-jauh dari gue. Lo nggak boleh pergi dari gue. Lo harus selamanya di samping gue." "Sepertinya gue harus buat cara, agar lo nggak bisa lepas dari gue" ucap Axelle. "Apa kita harus menikah dulu ya, biar lo nggak kemana-mana" ucap Arion yang langsung membuat Zara membulatkan matanya. "Jangan aneh-aneh kalian" ucap Zara. "Makanya jangan coba-coba pergi dari kita-kita" balas Arion.
393 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai don t go
Baca
+Pustaka
(Not) One Night

(Not) One Night

Tak lama kemudian, mobil itu pergi meninggalkan daerah tersebut. Darren hanya bisa terdiam pasrah tanpa mampu melawan Alan. Dia tak memiliki apa-apa sekarang. Dia bahkan kesulitan melakukan beberapa hal tanpa bantuan adiknya. Memang sebaiknya dia mengalah saja pada orang berkuasa semacam Alan.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai don t go
Baca
+Pustaka
Yes, I Do

Yes, I Do

sahutku. “Aku tahu. Kalau Om Danendra sudah kembali, aku akan membeli minum sebentar—“ “Kamu tidak boleh pergi ke mana-mana!” potongku. Kalau sebelumnya Keenan yang menggenggam tanganku maka sekarang aku yang menggenggam tangannya. Aku tidak ingin dia pergi walau hanya sebentar. “Li, apa kamu tidak haus?” tanya Keenan. “Tidak. Pokoknya kamu harus tetap di sini,” jawabku dengan nada suara bergetar.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai don t go
Baca
+Pustaka
MAKE ME GO

MAKE ME GO

Yang sedang menunggu sang suami. Flashback off ======== Badai datang guys 🌪 Yang tidak kuat, bisa di skip okay Love you, bunny ❤
9.736.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai don t go
Baca
+Pustaka
Don't Go , Come Back To Me Please !!

Don't Go , Come Back To Me Please !!

Nurut aja si mba nya ini. Otomatis membuka dan seperti menekan beberapa angka di layar hp Diantha. Hpnya memang tidak di pasang kode pengaman , karena Diantha suka lupa kodenya. Lagian toh gak ada yang aneh aneh di dalam isi hpnya itu. Tak lama hp Darren berdering. "Nah udah... Udah aku save nomor ku juga". Cengok Diantha matanya seperti membola, tenyata lelaki ini ingin mengambil nomornya.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai don t go
Baca
+Pustaka
Do You Know?

Do You Know?

Dia tidak tahu menahu soal hutang yang keluarganya buat, dan sekarang dia harus membayarnya. "I don't care, i don't wanna know. Just pay your debt." Liana menginjak dada si pria itu, sampai pria itu terbatuk-batuk. "Give me time, and i'll pay the debt." Sambil menahan rasa sakit, pria itu masih bertahan untuk tetap hidup. "Kamu pikir saya percaya dengan ucapan kamu?" Seringai mengerihkan itu kembali muncul. Dan pria itu tampak tak bisa melawan sedikitpun.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai don t go
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status