Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Let You Go

Let You Go

Tapi sorry gue gak bisa, gue gak sebaik yang lo kenal. Gue harus pergi, demi cita cita gue. Jika lo sayang sama gue, gue mohon lupain gue, lupain segalanya. Karena percuma, gue gak suka sama lo, kita gak di takdir kan. Jangan cari gue vin, raihlah cita cita lo, jadilah orang hebat di masa depan. Agar kelak ketika gue udah balik ke Indonesia lo udah jadi orang hebat dan memiliki pasangan.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai go don t go
Baca
+Pustaka
Plz Don't Be Sad

Plz Don't Be Sad

Aku sudah tak sabar ingin memakai sepatu. "Kau akan ke supermarket hari ini?” tanya Mi Hee padaku saat kami sedang berada di kantin siang ini. Aku mengangguk sambil menyuapkan buah pisang ke dalam mulut. “Apa aku perlu ikut?” Aku menggeleng. “Tidak usah! Kau masuk kelas saja. Aku tidak masalah, kalaupun pergi sendiri!” “Jeongmal?” “Nae!”
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai go don t go
Baca
+Pustaka
Don't Leave Me

Don't Leave Me

Yuki menatap Amel membuat semua menatap ke arah mereka. “Kalau kalian sudah merasa mandiri ya gak masalah tapi pergaulan harus dijaga jangan sampai kalian salah langkah” Amel membelai pipi Yuki yang hanya diangguki “kalian di luar negeri lalu papa bagaimana?.” “Papa ada Arsen dan Kiano sama Siska” jawab Doni malas.
1067.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai go don t go
Baca
+Pustaka
Gagal Move-on

Gagal Move-on

Ia lalu berdiri dan siap pergi meninggalkanku. “Leo! Kali ini, aku gak akan berhenti sampai di sini.” Aku memperingatkan Leo sebelum ia benar-benar pergi. (*)
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai go don t go
Baca
+Pustaka
DONT CALL ME DADDY!!!

DONT CALL ME DADDY!!!

Adikku sering mampir ke sana setelah pulang sekolah. Saat itu, aku menyatakan perasaanku tanpa memikirkan risiko penolakan. Sebenarnya, aku sudah memikirkan berbagai situasi ketika mengucapkan kalimat sakral seperti "Aku mencintaimu, maukah menjadi pacarku?" atau "Ayo mulai hidup bersama!" dan sejenisnya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai go don t go
Baca
+Pustaka
Go Away, Boss!

Go Away, Boss!

kata Abian dengan nada penuh penekanan menahan emosi yang bergejolak saat kembali mengingat momen memalukan tadi. “Yo, hati-hati di jalan. Patuhi aturan lalu lintas dan jangan mengebut! Itu sangat berbahaya! Abian! Kau harus mendengarkanku, dasar bocah!” teriak Daniel karena dia yakin kalau Abian pasti tidak akan bisa mendengarkannya. Pasalnya, mobil Cadilac hitam itu sudah lama melesat pergi. ***
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai go don t go
Baca
+Pustaka
Don't Go , Come Back To Me Please !!

Don't Go , Come Back To Me Please !!

Yah Darren selalu seperti itu, jika tak ada lagi yang di bahas dia akan segera pergi. "Mau kemana bro". Tanya Sean yang melihat Darren pergi dengan raut wajah yang sungguh dingin. Berdiri dan menyusul lelaki itu yang sepertinya mengarah ke parkiran mobil. "Ren.. Loe mau kemana". Ulang Sean bertanya lagi. "Pergi". Ucapnya singkat. "Gue ikut". "Hmm..".
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai go don t go
Baca
+Pustaka
Go Away

Go Away

"Kau juga seharusnya tak boleh membawa salah satu akomodasi yang aku berikan. Mobil SUV itu, kau hanya boleh memakainya jika--" "Aku membeli ini, Oppa!" interupsi Diana dengan wajah masih tenggelam, tapi ia mengangkatkan sebelah tangannya yang tengah memegang sesuatu. Sekantong plastik putih. "Mwo?" "Doenjang dan Gochujang," tukas Diana. "Hanya belanja doenjang dan gochujang, tapi kau memakan waktu lebih dari tiga jam?" Diana menggigit bibir bawah kenyalnya. Menurunkan sekantong plastik putih berisi doejang dan gochujang yang ia angkat tinggi-tinggi.
103.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai go don t go
Baca
+Pustaka
It's Ok! Let's Go!

It's Ok! Let's Go!

jawabku jujur. “Kenapa? Ceritakan padaku!” kata Vino lebih tertarik mendengarkan ceritaku ketimbang melihat Mas Yogi pergi keluar meninggalkan kami sambil menutup pintunya setengah. “Aku sebenarnya orang yang akan pergi bahkan tanpa di suruh, kalau pun aku mau ke sana, aku pasti akan ke sana! Hanya saja, aku memang tidak ingin ke sana!” jawabku.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai go don t go
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Untuk BOSKU

Ibu Susu Untuk BOSKU

Gita menatapku dengan mata curiga, mencoba mencerna informasi yang baru saja dia dengar. "Kenapa kamu harus pergi dengan nyamar?" tanyanya, masih bingung. Aku menarik napas dalam, mencari kata-kata yang tepat. "Gita, aku cuma nggak mau Donny mengenaliku. Terakhir kali itu... yah, kamu tahu sendiri," kataku, berusaha menahan getaran di suaraku.
1066.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai go don t go
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status