Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Di sampingnya, muncul sosok biksu tua berkepala botak, mengenakan jubah kuning tua, matanya lembut tapi penuh wibawa. “Assalamu’alaikum, Adrian,” ucap Ustadz Danur. “Kau harus fokus. Ritual jarak jauh ini akan menahan Lian Hua lebih kuat dari sebelumnya. kalian belum selesai.” Adrian menelan ludah, tubuhnya lemas, tapi matanya menatap layar.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as dongeng kian santang
Show Reviews (16)
Read
+Library
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Read All Reviews
DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN

DALAM JERATAN OBSESI PENGUASA TAMPAN

Dan Kai tiap ditanya selalu jawab calon mantu masih nyangkut di DC Cakung. Dan mulailah Agni mengomel. "Kamu pikir mantu Mama barang yang bisa dicek out dari toko oren, ijo atau pink." Tiap mengingat itu kepala Kai langsung berdenyut nyeri. "Memangnya umurku kenapa. Baru tiga lewat satu. Sama kayak dia." "Bedanya dia sudah ada yang punya. Situ? Calon aja belum kelihatannya hilalnya. Perlu semedi atau cari wangsit dulu kayaknya," sahut Satria masih melanjutkan topik tadi.
1050.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as dongeng kian santang
Read
+Library
TAKDIR KEDUA

TAKDIR KEDUA

sapa Dirga dengan suara paraunya sambil menciumi puncak kepala Cantika. Dirga segera duduk dan mengangkat Cantika ke pangkuannya. Tangannya yang bebas terulur menyentuh wajah Andien, mengusap lembut kepalanya, menyelipkan anak rambut ke belakang telinga Andien. "Hey sexy!" godanya sambil mengedipkan salah satu netranya. "Ishh, pagi-pagi udah centil! Bikin malu aja!" gerutu Andien.
1025.4K viewsCompletedAdded to Library 583 Times as dongeng kian santang
Read
+Library
Santet Pengantin

Santet Pengantin

Kania tersenyum puas, karena tidak lama lagi dia akan bertemu dengan kedua orang tuanya. 'Ayah, Ibu. Tidak lama lagi, aku akan datang menemui kalian. Sudah lama sekali kita tak bertemu, aku rindu kalian,' gumam Kania dalam hati, dia sangat merindukan kedua orang tuanya. *** Sementara itu di Banyuwangi, rupanya Nyai Lakeswari sudah mempersiapkan semua yang diperlukan untuk ritual mendapatkan ajian pelet semar mesem dan jaran goyang yang lebih ampuh khasiatnya.
1017.6K viewsOngoingAdded to Library 685 Times as dongeng kian santang
Read
+Library
ISTRI RASA SIMPANAN

ISTRI RASA SIMPANAN

Alicia melanjutkan bacaan cerita dongeng itu lagi, "Mama dan Papa beruang, sedang membuat sarapan yang membuat seluruh rumah berbau harum." "Bayi beruang datang berlari menuruni tangga siap untuk sarapan. Dia menyapa Mama dan Papa beruang dengan ucapan selamat pagi dan ciuman di pipi lalu duduk di kursinya." Pada saat ini ponsel Anthony berdering, "Ini dari Claudius Chen!" ujarnya sambil memandang kepada istrinya itu.
1033.2K viewsCompletedAdded to Library 928 Times as dongeng kian santang
Read
+Library
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

“Yuk, aku bantuin siapin pakaian.” Dante tampak enggan. Bibirnya mengerucut seperti anak kecil yang sedang diminta berhenti bermain. “Bentar lagi, Sayang.” Sementara itu, Rendra menatap Dante dengan mata bulatnya. “Papa Ante mau kelja?” “Iya, Sayang,” jawab Mataya. “Kalian lanjut main sama suster, ya.” Dipta mengangguk patuh. “Oke, Mama Taya.”
1063.5K viewsOngoingAdded to Library 2.2K Times as dongeng kian santang
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

jawab gua spontan. Abis nelen ludah, gua tanya, “Kang, mau ke mana malem-malem gini?” Mereka berhenti tiga langkah dari gua, napasnya terburu. Salah satunya jawab dengan logat Sunda: “Bade ngalayat, Jang.” Kening gua langsung berkerut. “Hah? Siapa yang meninggal?” “Mang Sarmin, Jang.” Gua reflek berdiri, kursi kayu nyeret bunyi.
517 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as dongeng kian santang
Read
+Library
Bukan Perawan

Bukan Perawan

“Malam ini Papi yang bacain dongeng ya?” “Amau Papi.” Kiana menggelengkan kepala. “Bunda lagi belajar, enggak bisa bacain Kiana dongeng.” “Kiana enggak mau denger dongeng.” Kiana menggelengkan kepala. Dari pada sang papi yang membacakan dongeng dengan nada datar mending tidak usah sekalian. “Oke.” Davian mengangkat jempolnya. “Bara, berhenti tantrum nangis-nangis enggak jelas … kasian istri Papi kelelahan dan stress kalau Bara nangis terus, ya?”
1074.3K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as dongeng kian santang
Read
+Library
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Mereka segera menepi dan bersembunyi di balik semak untuk mengetahui siapa yang akan lewat. Ada dua orang yang sedang berjalan. Mereka bicara dengan suara lirih namun terdengar jelas. Menilik dari pakaiannya mereka bukan pengembara biasa tapi seorang Rakai atau putera seorang Rakai. Cayapata mengamati lebih seksama dan ia yakin bahwa kedua orang ini adalah wangsa Sanjaya. Kain yang dipakai orang itu tidak berwarna biru seperti yang biasa dipakai para Rakai wangsa Syailendra tapi berwarna kesumba, menandakan mereka adalah pengendali api. Samir atau kain penutup dada mereka juga berwarna oranye kemerahan khas wangsa Sanjaya. Cayapata dan dua orang temannya mencoba menangkap pembicaraan mereka.
103.3K viewsCompletedAdded to Library 68 Times as dongeng kian santang
Read
+Library
Istri Tebusan Paman Mantanku

Istri Tebusan Paman Mantanku

Ia bisa ke tempat itu kapan saja ia mau. Tiba di rumah, ia bertemu dengan Desti, Renata, Feliska, dan Helena yang sedang berenang. Kian menyapa mereka lalu ke ruang makan untuk makan siang yang sudah kesorean. Desti menghampirinya sambil berbalut kimono. “Om Kian, kenapa wajah Om Kian tampak senang sekali? Apa Om sudah berhasil menemukan Tante Laureta?” “Ya, begitulah.” Kian tersenyum.
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 534 Times as dongeng kian santang
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status