KAMPUNG HALIMUN
Oaaaaaa
Oaaaaaa
Blag, blag, blag,
Makhluk yang berbentuk bayi yang besar itu berusaha mendorong lemari dan meja yang telah Dudung dan Dian susun untuk menutup jalan, tubuhnya yang besar terlihat dengan jelas menutup lorong yang ada disana.
Dian benar-benar tidak tahu makhluk jenis apa itu, karena dia baru pertama kali melihat makhluk seperti itu. Sama halnya dengan Dudung, dia tidak menyangka bahwa makhluk itulah yang selama ini dia dengar, dengan suara bayi yang memekakan telinga dan hatinya.
“A Dudung, i, i, itu makhluk apaan?” kata Dian yang kini mundur beberapa langkah sambil melepas kursi yang dia pegang di dekat Dudung yang terjatuh dari atas meja pada saat itu.
Sikat na Kabanata