Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Engkau Mendua

Setelah Engkau Mendua

Sebuah jilbab warna abu-abu senada dengan gamis yang kukenakan juga telah melekat pada kepala. Pada wajah kububuhi pelembab juga bedak dari produk B Erl. Setelah selesai, aku mengajak Dzabir keluar kamar. Para tamu semakin ramai berdatangan. Aku menyambutnya dan mempersilahkan masuk. Hingga sebuah panggilan sampai ke ponsel. Panggilan dari Mas Adam, entah kenapa hati berdegup semakin kencang.
9.167.9K viewsOngoingAdded to Library 2.7K Times as douluo dalu 2nd
Read
+Library
Dipuja Dua Penguasa

Dipuja Dua Penguasa

Baru saja dia memutar tombol pintu, ponselnya berdering. Nama Darren Busuk tertera di layar ponsel. Tak punya pilihan, dia menerima panggilan itu sambil mendengus kasar. “Apa lagi yang kau mau? Bukankah aku sudah membayar 35 juta untuk vila buruk ini?” sambar Olivia sebelum Darren sempat berkata apa-apa. Di ujung sana, suara Darren sekejap muncul, sekejap hilang.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as douluo dalu 2nd
Read
+Library
Terjebak Trauma Sang Duda

Terjebak Trauma Sang Duda

Suara Dalena terdengar sengau di telingaku sementara sorot sayunya mengarah pada kaki sofa yang Baeck duduki. "Mas bukan anak kecil ataupun manusia tuli." Pria itu melempar bara api dengan ekspresi yang sulit kumaknai. "Beri mas keyakinan bahwa Dalena tidak sedang hamil." Dalena menggeleng. "Tidak. Dalen tidak sedang hamil." "Demi Tuhan?" Pria itu mendesak. Wanita itu mengembuskan napasnya, tampak menahan sesuatu. Kuperhatikan, ia mulai menggigit bibir. "Apakah penting?"
102.6K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as douluo dalu 2nd
Read
+Library
DUKUN 99

DUKUN 99

Mereka membawa kamera, dan rencananya hasil penelusuran nanti akan di-upload ke aplikasi Youtube. Suasana gelap dan senyap menyambut kala kami tiba di gerbang utama pabrik. Ando--teman Beni, membagikan kami masing-masing dua senter. Satu buah senter kepala dan satu buah senter genggam. Beni menyorot ke depan gerbang. Nampak dua arca Dwarapala, berdiri kokoh di sisi kanan dan kiri gerbang. Berbadan manusia dengan perut buncit dan kepala mirip monster bertaring.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as douluo dalu 2nd
Read
+Library
MAS DUDAKU MISKIN

MAS DUDAKU MISKIN

Kalau iya, duda beranak dua itu benar-benar memberikan efek yang baik untuk perubahan mood sahabatnya. Saat Sienna menjemputnya, Belva tahu sahabatnya itu sedang dalam mood yang buruk. Dan dia tahu siapa yang membuat mood Sienna buruk. Mama Sienna? tentu saja apa yang bisa membuat mood Sienna buruk kalau bukan mamanya sendiri. "Mas duda lo, kayaknya berhasil membuat mood lo bagus ya. Dikasih apa lo Ra?" tanya Belvana. "Apaan sih, enggak. Dia gak ngasih apa-apa."
106.3K viewsCompletedAdded to Library 244 Times as douluo dalu 2nd
Read
+Library
Duda Tampan Canduku

Duda Tampan Canduku

"Okay, aku tunggu kamu!" "Terima kasih wanitaku," ucap Dewangga. Dewangga benar-benar merasa sangat senang, ia akan bertemu sang pujaan hatinya hanya berdua saja. *** Sementara itu, Ayu merasa lemas karena harus memuntahkan isi perutnya sedari tadi. Ardian pun membantu untuk mengusap punggung Ayu, yang merasa kasihan melihat Ayu terus berjuang untuk kuat mengalami rasa nikmat kehamilannya.
1013.9K viewsCompletedAdded to Library 376 Times as douluo dalu 2nd
Read
+Library
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

["Halo, siapa ini?" ["Pak, saya Andini. Kenalkan? Mahasiswi Bapak."] ["Oh, iya. Ada apa?"] ["Pak, saya bukan Refa. Saya Andini. A-N-D-I-N-I."] ["Siapa yang bilang kamu Reva. Kamu Andini. Saya gak budeg, yang budeg kamu."] ["Dih, ngegas! Pak, jangan bercanda Pak. Itu di tas baju Inspektur Arjun, tolong liatin ada pembalut saya gak, Pak? Kayaknya masuk ke dalam situ."]
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 660 Times as douluo dalu 2nd
Read
+Library
Om Duda!

Om Duda!

"Makasih." "Ada satu lagi!" Devan langsung menunjukkan kotak beludru berwarna maroon di tangannya. "Apa itu?" tanya Disya masih memegang buket bunganya. Devan merubah posisi duduknya jadi duduk bersila, berhadapan dengan Disya. "Buat Disya?" "Hm." Devan mengangguk lalu mengeluarkan kalung itu dari kotaknya. Dengan bibir yang senantiasa tersenyum, Devan memakaikan kalung itu di leher Disya.
9.876.5K viewsOngoingAdded to Library 2.2K Times as douluo dalu 2nd
Show Reviews (27)
Read
+Library
aloha
ceritanya mirip sm novel lain, judul nya pun mirip, duda anak 1, dosen, kaya, mantan istri si dosen model, calon istri mahasiswi, dan anak si dosen yg ngedeketin duluan si mahasiswi. tp tetep aja dibaca juga dua2nya
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Read All Reviews
KALI KEDUA

KALI KEDUA

"Oya? Kamu ga batuk makan segitu banyaknya?" "Kalau makannya setoples ya batuk." "Kalau begitu aku akan stok permen ini khusus untukmu." Itulah sekelumit perjalanan kami untuk honeymoon ke Bali. Yang pada kenyataannya tak pernah terjadi. Sebab dia memesan 2 ranjang di hotel. Dia mirip kanebo kering. Kaku dan sangat amat menjengkelkan.
9.74.2K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as douluo dalu 2nd
Read
+Library
Setelah Aku Mendua

Setelah Aku Mendua

jawab Melly yang membuat payung menyunggingkan senyuman. "Kamu nggak bohong kan?"tanya Bayu yang sepertinya tidak percaya dengan ucapan Melly. "Ngapain aku bohong, sudah kamu tenang aja." Melly kemudian menatap kepada kedua preman tadi," Saya punya kalung Bang beratnya sekitar 10 gram. Kalau dijual harganya sama bisa dapat 10 juta, nanti saya akan berikan sama Abang sebagai jaminan atas hutang pacar saya."
17.7K viewsOngoingAdded to Library 407 Times as douluo dalu 2nd
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status