Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as dream cafe
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Dari yang ia fahami, pria itu bukan orang sembarangan yang bisa ia singgung dengan mudah. “Konnichiw* (selamat siang),” ujar pria itu sambil memberi salam khas Jepang. “Boku no naw*e w* Daisuke desu, yoroshiku. (Namaku Daisuke, salam kenal)”
108.3K viewsCompletedAdded to Library 313 Times as dream cafe
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Dan kami berakhir di sini, Lina Cafe & Bar. Tak kusangka gadis berambut kucir dengan celemek berwarna cokelat itu bekerja di tempat tersebut. Dia menuntunku duduk di meja yang dekat dengan jendela. Posisi yang nyaman karena bisa melihat rintik hujan yang berjatuhan ke bumi. Cuaca yang dingin membuatku harus menggigil beberapa kali. Sialnya, aku tidak membawa sweater.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 423 Times as dream cafe
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Setelah sarapan pagi yang sederhana di rumah mewahnya, Pak Darmawan mengajak Adit untuk berkunjung ke investasi terbarunya; sebuah café yang baru saja dibelinya. Café Night Paradise, begitu namanya tertera di papan neon yang masih mati di siang hari. Meskipun menyandang nama café, tempat itu sesungguhnya adalah kompleks hiburan malam yang menawarkan lebih dari sekadar kopi dan makanan ringan. Di balik fasad café yang elegan, tersembunyi dunia dugem yang gelap dan ruang-ruang karaoke yang menjadi tempat berlangsungnya berbagai aktivitas yang tidak sehat.
10579.4K viewsCompletedAdded to Library 22.6K Times as dream cafe
Read
+Library
Never Cease

Never Cease

Bagimana bisa, Lino sedekat itu bisa membuat Yuna diam seribu bahasa. -o- Satu bulan kemudian. Dahyun berada di sebuah Kafe bernama Peach Café. Tempat yang sangat recomended untuk makanan manis, seperti strawberry cake atau chocolate. Ia sedang menunggu seseorang yang sudah lewat beberapa menit dari perjanjian awal. "Baiklah aku akan memesan strawberry cake dan secangkir hot chocolate, sembari menunggu dia," monolog Dahyun, kemudian memesan.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as dream cafe
Read
+Library
Fantazia

Fantazia

’ Aku menunggu sekitar lima menit, ketika seseorang dari arah belakang memanggilku, “Rhett's bakery?” “Ahh iyaa, ini tuan pesanan anda,” jawabku sambil berbalik dan segera memberikan kotak kue. “Hah... Lihat ini Jurnalis hebat kita sekarang menjadi seorang pengantar kue,” dengan nada mencemooh orang itu berkata padaku. Seketika aku mengangkat kepalaku dan melihat ternyata orang yang memesan kue itu adalah Jasper, ketika melihat wajah nya yang menyebalkan aku memendam amarah.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as dream cafe
Read
+Library
The Calendula

The Calendula

Tiffany yang di depannya hanya diam seraya menggeleng-gelengkan kepalanya. Kafe Shirokuma, di sana mereka sekarang berada. Cafe yang satu ini sudah terkenal sejak dua tahun lalu dengan ragam ice cream yang tersedia di menu. Sesuai dengan namanya, ice cream yang ada di Shirokuma Cafe merupakan dessert bernuansa Jepang, misalnya ice cream yang dipadukan dengan mochi, anko, jelly bean yang padat, dan sebagainya. Cita rasanya juga tidak terlalu mencolok sehingga sangat imbang dengan topping yang menjadi perasa tambahan.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as dream cafe
Read
+Library
 Cinta dalam Bayangan Hutang

Cinta dalam Bayangan Hutang

"Dan aku tidak akan pergi ke mana pun." Saat sore mulai menjelang, Adrian mengajak Ara ke sebuah kafe kecil yang tersembunyi di pojok jalan. Tempat itu tenang, dengan dekorasi sederhana tetapi nyaman. Mereka duduk di sudut ruangan, dikelilingi oleh tanaman hijau dan lilin kecil yang memberikan suasana hangat. "Aku sering datang ke sini saat aku butuh waktu untuk sendiri," kata Adrian, matanya memandang sekeliling kafe dengan penuh nostalgia. "Tempat ini mengingatkanku bahwa kesederhanaan bisa membawa kebahagiaan."
1.9K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as dream cafe
Read
+Library
I Love You, Mr. Devil!

I Love You, Mr. Devil!

ucapnya sambil mengedipkan mata dan terkekeh pelan. Amanda berdecih dan memutar kedua bola mata hijau zamrudnya. "Membingungkan sekali. Kamu ini sebenarnya siapa sih? Kenapa kamu selalu ada di mana-mana??" Cecar wanita itu, memutuskan untuk mengabaikan ucapan provokatif pria itu sebelumnya. Yang Amanda tahu Kairo adalah CEO Daydream Technology, yang memiliki hobi aneh dengan mencoba berbagai pekerjaan lain yang sama sekali di luar perkiraan, seperti pelukis, bartender dan kurir pengantar bunga.
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 438 Times as dream cafe
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status