Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

"Ta da! Apakah kamu suka?" Suara Damar terdengar ceria sampai nyaris kekanak-kanakan sehingga memecah ketegangan yang masih menyelimuti ruang kerja Mela. Mela menaikkan sebelah alisnya setelah mendengar pertanyaan Damar yang baru saja menyajikan makan siang di atas meja kopi kecil di kantornya. Damar terlihat bangga berdiri di samping nampan yang penuh dengan hidangan. Ada kotak sushi premium dengan penataan yang artistik, sup miso hangat, dan bahkan sebotol kecil sake non-alkohol.
853 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as dream cafe
Read
+Library
I Coffee You

I Coffee You

“Kamu disini, sayang?” Ratna mengangkat kepalanya mendapati Diego berada dihadapannya, mereka berdua bertemu di XCoffee secara tidak sengaja. Ratna yang membutuhkan caffeine memutuskan mendatangi tempat ini untuk menghidu aromanya dan juga mendapatkan ide, memilih duduk paling pojok agar tidak ada yang mengganggu, pertemuan dengan Diego benar-benar tidak bisa ditebak sama sekali.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 22 Times as dream cafe
Read
+Library
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Renata terdiam sebentar sebelum bertanya tentang rasa penasarannya. “Den, dari semua buku yang kamu baca, pernah nggak kamu baca tentang lucid dream?” tanya Renata hati-hati. “Kamu berhasil melakukannya?” Tanya Dena “Lucid dream?” Tanya Renata, tidak menyangka respon Dena. “Ya,” jawabnya cepat. “Hebat, aku belum pernah berhasil sekalipun!” Dena memandang Renata dengan takjub.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as dream cafe
Read
+Library
Sweet Passion

Sweet Passion

Itu sebabnya, ia juga ingin Mutiara berubah menjadi lebih baik lagi. Setelah makan, mereka memutuskan untuk bermain game bersama sampai akhirnya mereka bosan. Mutiara pun bertanya, "Apakah kamu tidak memiliki dvd yang bagus? Film misalnya?" Rico menjawab, "Aku punya, tapi milik temanku dulu, dan itupun drama Korea. Apakah, kamu mau menontonya?" Mutiara menyepakati itu meski dirinya tidak menyukai drama mana pun. Namun, karena dilanda kebosanan, dia uang ditemani Rico pun akhirnya mau juga nonton drama yang belum pernah ia tonton sekalipun.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 276 Times as dream cafe
Read
+Library
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as dream cafe
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Dari yang ia fahami, pria itu bukan orang sembarangan yang bisa ia singgung dengan mudah. “Konnichiw* (selamat siang),” ujar pria itu sambil memberi salam khas Jepang. “Boku no naw*e w* Daisuke desu, yoroshiku. (Namaku Daisuke, salam kenal)”
108.5K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as dream cafe
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Dan kami berakhir di sini, Lina Cafe & Bar. Tak kusangka gadis berambut kucir dengan celemek berwarna cokelat itu bekerja di tempat tersebut. Dia menuntunku duduk di meja yang dekat dengan jendela. Posisi yang nyaman karena bisa melihat rintik hujan yang berjatuhan ke bumi. Cuaca yang dingin membuatku harus menggigil beberapa kali. Sialnya, aku tidak membawa sweater.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 431 Times as dream cafe
Read
+Library
LUCID DREAM

LUCID DREAM

Gadis itu sempat menguap karena rasa kantuk mulai menyerangnya. Tanpa Althea sadari, kupu-kupu berwarna biru yang dari tadi hinggap di dekat jendelanya kini mulai terbang pergi setelah gadis itu memasuki kamar mandi diikuti oleh beberapa pelayan yang akan memandikannya. Seperti biasa, kupu-kupu itu akan terbang menuju kamar Helio dan memberi gambaran tentang apa yang dilihatnya tadi pada kediaman Althea.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as dream cafe
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Setelah sarapan pagi yang sederhana di rumah mewahnya, Pak Darmawan mengajak Adit untuk berkunjung ke investasi terbarunya; sebuah café yang baru saja dibelinya. Café Night Paradise, begitu namanya tertera di papan neon yang masih mati di siang hari. Meskipun menyandang nama café, tempat itu sesungguhnya adalah kompleks hiburan malam yang menawarkan lebih dari sekadar kopi dan makanan ringan. Di balik fasad café yang elegan, tersembunyi dunia dugem yang gelap dan ruang-ruang karaoke yang menjadi tempat berlangsungnya berbagai aktivitas yang tidak sehat.
10599.6K viewsCompletedAdded to Library 23.4K Times as dream cafe
Read
+Library
Never Cease

Never Cease

Bagimana bisa, Lino sedekat itu bisa membuat Yuna diam seribu bahasa. -o- Satu bulan kemudian. Dahyun berada di sebuah Kafe bernama Peach Café. Tempat yang sangat recomended untuk makanan manis, seperti strawberry cake atau chocolate. Ia sedang menunggu seseorang yang sudah lewat beberapa menit dari perjanjian awal. "Baiklah aku akan memesan strawberry cake dan secangkir hot chocolate, sembari menunggu dia," monolog Dahyun, kemudian memesan.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as dream cafe
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status