Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda

Sayangnya Kanaya mendapatkan Athalla saat dia menyandang status sebagai duda. Selesai acara resepsi, di dalam sebuah kamar hotel dengan taburan bunga yang paling lebay menurut Kanaya, siapa memangnya yang akan tidur di atas sampah kelopak bunga ini? Ranjang hanya ada satu. Tapi saat di kamar dan selesai mengganti gaunnya, dilihatnya Athalla merapikan tempat tidur dan membungkus bunga itu dengan seprai lapisan kedua kasur itu. "Aku tahu kamu tidak suka dengan ini. Semua karena orangtuaku."
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai dream cafe
Baca
+Pustaka
REAL OR DREAM ( INDONESIA )

REAL OR DREAM ( INDONESIA )

Akibat terlalu keras berpikir mengenai segala pertanyaan yang muncul di kepala Cla membuat wanita itu tidak sadar jika mobil mewah Augfar sudah sampai di privat parkir Rich Cafe. "Ayo!" ucap Augfar pada Clarista ketika pintu mobil sudah dibuka. Dengan wajah ragu, Clarista turun dan berjalan duluan memasuki Cafe. Itu adalah tempat favorite Clarista, Gisella, Danisha dan Grenda dan selalu menjadi pilihan saat mereka ingin bercurhat ria. Lantai 4 room 5, dengan view kolam renang dan memiliki taman kecil serta ayunan kayu yang membuat tempat ini sangat nyaman.
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai dream cafe
Baca
+Pustaka
MY TREASURE

MY TREASURE

Diana mendatangi Juizy Cafe yang tidak jauh dari kontrakan Nia. Dia memilih duduk di dekat jendela sembari menikmati pemandangan lalu-lalang pejalan kaki di luar sana. Seorang wanita dengan name tag Nadira Andrani mendatanginya, membawakan buku menu. “Aku mau Muffin dan segelas Vanilla Caramelo,” katanya. “Baiklah, ada yang lain?” tanya pelayan tersebut.
10107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai dream cafe
Baca
+Pustaka
Antara Dendam dan Cinta

Antara Dendam dan Cinta

Apalagi dengan keberadaan seseorang yang sangat membutuhkan keberadaannya saat ini. Saat tengah melamun, suara pintu yang terbuka perlahan membuat Mulan sedikit mengerutkan keningnya. Dia mendengar suara langkah pelan yang masuk ke dalam kamarnya. Mulan pura-pura tertidur. Dia memejamkan mata, dan memasang telinga dengan tajam. Dia merasakan sisi ranjangnya sedikit bergerak, seseorang tengah duduk di sebelahnya. Dia semakin merapatkan matanya. Mulan merasakan sebuah sapuan lembut di keningnya. “Sweet Dream, Baby. I miss you.”
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai dream cafe
Baca
+Pustaka
DENDAM

DENDAM

"Sayang ..., aku sudah masak makanan enak! Aku kangen dinner romantis berdua. Aku juga sudah menyiapkan kado yang akan membuat kamu sangat bahagia. Cepat pulang ya, suamiku." Pesan itu ia kirim tepat di jam 21.05, saat aku di apartemen Amira. Kuraih gawai milikku, dan membuka pesan wh*****. Aku mengernyit, melihat pesan itu tidak ada di gawaiku. Seperti ada yang sengaja menghapusnya, apakah itu Amira? Amira yang melakukannya. Terimakasih Jangan lupa subscribe cerita saya
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 910 kali sebagai dream cafe
Baca
+Pustaka
Ethereal

Ethereal

"Oh, mungkin wangi dari cafe di seberang sana, tuan." Damon dengan penasaran melirik ke arah satu-satunya cafe yang terlihat masih buka, sebuah cafe dengan ukuran yang tidak terlalu besar, tapi terlihat hangat dan nyaman. Hangat. Damon paling tidak tahan dengan dingin, terutama dingin hujan. Dan berteduh di dalam tempat yang hangat terdengar sangat menggiurkan untuknya. Apa lagi wangi makanan dari cafe tersebut bisa menembus kaca mobilnya, kalau memang sebaik itu, Damon bisa saja mengakusisi cafe beserta kokinya untuk menjadi bagian dari Gasendra Group.
102.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai dream cafe
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Biarkan Aku Membantumu Nyonya

Rasa cemburu itu sudah terlalu jelas. Kafe kecil itu berada di lantai atas sebuah bangunan tua. Rooftop-nya terbuka, hanya diterangi lampu-lampu gantung kuning dan beberapa lilin kecil di meja-meja kayu. Musik akustik pelan mengalun dari speaker kecil. Aurelia sudah duduk di meja pojok, memakai hoodie hitam dan celana jeans, rambutnya tergerai, wajahnya tanpa makeup. Ia terlihat lelah, tapi matanya tajam saat melihat Dava mendekat.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai dream cafe
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

Mereka terus berpindah-pindah: mencoba taiyaki isi custard, mampir ke toko kecil di Harajuku yang terkenal dengan parfait matcha lengkap dengan pangsit nasi manis, jeli, dan es krim lembut. Di suatu titik, Dimas menatap dorayaki yang tampak seperti sandwich pancake. “Aku merasa pernah lihat ini di anime. Bukannya ini makanan favorit Doraemon?” Yaho mengangguk. “Benar.” Dimas menggigitnya lalu menghela napas puas. “Di anime saja sudah terlihat enak. Aslinya jauh lebih enak.” Sore harinya, mereka berakhir di kedai teh kecil yang menjual sakura mochi berwarna merah muda dan dibungkus daun sakura asin. Dimas tampak ragu.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai dream cafe
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Rasanya ada sesuatu yang menari-nari di otaknya, tapi Citra tidak bisa mengetahui itu dengan jelas. "Citra, kau kenapa?" tanya Elle menjadi panik. "Kepalaku sakit sekali, aku tidak tahan," keluh Citra. "Lalu apa yang harus aku lakukan, Citra?" Elle bangun dan kebingungan. "Pang … gil mamaku, tolong …." Bersamaan dengan itu, Citra akhirnya pingsan. 17 menit kemudian. "Bagaimana ini bisa terjadi pada, Citra. Apa yang kalian lakukan di taman, Elle?" Bibi Meyli berteriak.
9.889.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai dream cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status