Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus
Semua teman sekelas menyambut dengan antusias, tapi di balik sorot mata lembut Eric, aku justru merasa seperti terjebak dalam kubangan es.
Beberapa hari terakhir aku mulai sadar, makin lembut tatapan Eric, makin berbahaya tindakannya.
Meskipun ada bagian dari diriku yang ingin terus berada dalam permainan ini, aku juga tahu bahwa aku tidak bisa selamanya seperti itu.
"Dia adalah asisten dosen untuk semester ini, juga kakak tingkat kalian yang sudah lulus, Eric Walsh," ujar dosen kami memperkenalkan. Semua mahasiswa langsung bertepuk tangan.