Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa
Perjaka tua itu hanya bersandar, ia termenung untuk waktu yang lama.
"Malah bengong!" Shanti membuat lamunan Dirga buyar, menatap tanpa berbuat apapun.
"Apa Mas Karyo enggak mampu pernah memuaskan kamu? Maaf," tanya Dirga.
"Entahlah ... aku sering bilang padamu bahwa hubungan intim dalam rumah tangga kami hanya sekedarnya, tanpa arah dan tanpa gairah. Menurut aku, ia tak peduli apa yang aku suka. Terkadang percuma mengatakan keinginanku tentang bermacam variasi posisi agar hubungan intim enggak monoton, tapi ... ia tetap sama aja. Saat Mas Karyo sudah keluar, maka permainan selesai sedangkan aku harus melanjutkan sendiri dengan jari. Ah, parah memang,"