Sang Penjaga Pajajaran
Di antara keduanya mengalir sungai cahaya, sangat jernih, namun setiap tetesnya memantulkan wajah Arjuna dalam wujud berbeda-beda: muda, tua, murka, tenang.
Ia sadar, inilah Gerbang Dua Dunia yang dimaksud.
Arjuna berdiri di tepi sungai itu. Angin di sana berhembus seperti dari dua arah berlawanan. Dari gerbang cahaya keemasan terasa hangat dan menenangkan, sedangkan dari gerbang hitam terasa dingin, tajam, dan penuh suara bisikan.
“Arjuna…”
“Kau bukan penyelamat…”
Hot Chapters