MENANTU IMPIAN IBU
"Jangan terlalu khawatir, nanti hidup kamu ghak tenang."
"Iya juga si, Bu."
"Daging yang dari rumah besar, saya taruh freser, Den, demikian juga dengan daging dari kelurahan sini. Itu ada masakan kambing gule sama sate dari rumah besar, barangkali mau makan."
"Iya, Bu. Makasih. Ibu sudah makan?" tanya Dini.
"Sudah, Den."
"Bu, aku kan panggil Ibu ya, bisakah Ibu panggil saja saya Dini? Ghak usah, Den. Ini bukan di rumah besar, Bu. Ini di rumah kita."
Hot Chapters