Amarta : Eternal Curse
"Astaroth, Asmodeus, Abaddon... Astaroth, Asmodeus, Abaddon... Astaroth, Asmodeus, Abaddon... Aku datang melewati jenggala yang membentang luas. Bersama langit malam yang redum membawa nestapa dalam jiwa. Perlihatkanlah Arutala milikmu, dan bunyikan suara Genta yang memekakkan telinga itu. Bantulah aku... Akan ku berikan satu-satunya milikku yang paling berharga. Atma ini milik kalian, lalu sebagai gantinya berikanlah aku Amerta dalam marcapada."
Amarta menarik nafas panjang, tubuhnya gemetar. Ia gugup menanti apa yang akan terjadi setelah ini. Tiba-tiba angin bergemuruh kencang. Amarta berusaha menajamkan indra pendengaran miliknya karena matanya tak dapat melihat apapun dalam gelap. Lalu s
Hot Chapters