Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

Aku bahagia Bagiku, ini adalah pemberhentian terakhir Tempatku berhenti untuk berlari Tempatku berhenti untuk mengingat segala hal yang menyakitkan Tempatku berhenti untuk mencemaskan masa depan Tempatku berhenti untuk berjuang seorang diri Tempatku berhenti untuk merasa kesepian Tempatku berhenti untuk mencari kebahagiaan Tempatku berhenti untuk menunggu seseorang yang bisa membuatku merasakan cinta Karena di pemberhentian terakhir ini, Aku telah menemukannya Seseorang yang akan melangkah bersamaku Seseorang yang membuatku melupakan rasa sakit itu Seseorang yang menjadikan masa depanku akan lebih indah
8.1K viewsCompletedAdded to Library 292 Times as endingnya
Read
+Library
Hinaan Mertua yang Tiada Berujung

Hinaan Mertua yang Tiada Berujung

Mbok Mina dan Rahayu sudah selesai berbelanja, mereka kembali ke parkiran mobil. Dikta terlihat seperti biasa saja, supaya kejutan untuk Rahayu akan berjalan dengan baik. "Sudah selesai Sayang?" tanya Dikta dengan tersenyum dan membantu memasukkan barang belanjaan Mbok Mina. "Sudah Mas, maaf yah lama. Pasti Mas bosan nungguin nya," kata Rahayu. "Enggak juga kok, Sans aja. Ngomong-ngomong ini semua sudah lengkap?" tanya Dikta.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as endingnya
Read
+Library
Cinta dan Dendam

Cinta dan Dendam

“Maymay lebih mudah diingat daripada May … apa nama lengkapmu?” “Maylin Pramanta!” sentak Maylin kesal. “Ah ya, namamu terlalu Asia. Sulit menghapalnya. Maymay lebih mudah diingat. Dari kata May yang berarti bulan Mei. Tidak memerlukan banyak tenaga dan pikiran untuk mengingatnya.” Brianna terkikik geli tatkala melihat bibir Maylin makin maju lima senti mendengar alasannya.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as endingnya
Read
+Library
Penyintas

Penyintas

--------------------- Bersambung. ---------------------
3.7K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as endingnya
Read
+Library
Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

"Kartu ketiga ini adalah uang modal untuk memulai hidup barumu kalau suatu hari Evan nggak bersikap baik padamu. Bibi sebenarnya berharap kamu nggak akan menggunakan kartu ketiga ini selamanya." Setelah melihat kotak kedua, Cindy membuka kotak ketiga. Di dalamnya ada sertifikat properti dan sebuah kontrak. "Rumah yang sekarang ditinggali Evan berada dekat dengan kawasan universitas. Ini adalah rumah pernikahan yang aku dan Paman Kevin siapkan untuk kalian," lanjut Cindy.
14.4K viewsCompletedAdded to Library 461 Times as endingnya
Read
+Library
Benteng Terakhir Pernikahan

Benteng Terakhir Pernikahan

“Tidak, Bim. Kita benar-benar sudah berakhir. Sampai jumpa di pengadilan.” Nindya menekan tombol merah lalu ponselnya padam. Ditatapnya lagi bayangannya di cermin dengan lebih seksama. Samar-samar dilihatnya dirinya kembali, yang merasa cukup dan yakin pada diri sendiri.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as endingnya
Read
+Library
Cinta yang Mengalir Pergi

Cinta yang Mengalir Pergi

“Asistenku, si Mita, bilang tas ini koleksi terbaru. Edisi terbatas. Cocok dijadikan tas ibu yang baru melahirkan.” “Dan… mainan ini juga khusus kubeli. Katanya paling cocok buat bayi yang baru lahir,” ucap Andika panjang lebar dengan sedikit gugup, tapi matanya justru terlihat berbinar. Sorot matanya membuatku terpaku, tanpa sadar aku pun berkata, “Andika… anak kita sudah…” Belum sempat aku menyelesaikan kalimat itu, Andika memotongnya, “Mita bilang… HPL-mu akhir Desember, ‘kan?”
11.1K viewsCompletedAdded to Library 356 Times as endingnya
Read
+Library
Anniversary Terakhir

Anniversary Terakhir

komentarnya pada setengah durasi video yang diputar. “Putar sampai habis,” ujar Andika. Dwi bersorak melihat Fajar berguling-guling memegang alat vitalnya. Dia me-replay bagian akhir. “Apa itunya bisa dipotong habis?” Andika geleng-geleng kepala mendengar ucapan remaja labil itu, lantas mengambil poselnya.
1019.6K viewsCompletedAdded to Library 685 Times as endingnya
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

75. Belum Selesai Akhir-akhir ini Kyana merasa ada yang aneh. Entah dengan dirinya sendiri yang akan terbangun dalam keadaan sangat lelah atau menyadari bahwa musuh mereka tidak lagi menunjukkan batang hidungnya sedikit pun. Pagi ini, dirinya kembali bangun dalam keadaan begitu letih. Padahal dirinya ingat betul tidur di jam seperti biasanya, bahkan dirinya tidak melakukan aktivitas apapun yang memberatkannya. Hanya saja memang akhir-akhir ini otaknya terasa diperas untuk memikirkan kasus yang tidak ada habisnya. Pintu kamarnya terbuka, masuk Rose dengan meja dorong yang berisikan sarapan untuk permaisurinya dan juga segelas susu hangat di pagi hari. Helaan napas kasar terdengar dari bibir K
2.8K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as endingnya
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status